Jumat, 24 April 2026

KASUS PENGANIAYAAN

Jerit Tangis Ibunda Bripda DP di Depan Kapolda Sulsel, Minta Kasus yang Tewaskan Anaknya Transparan

Kapolda Sulsel, Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro, langsung mendatangi rumah duka di Desa Pincara.

Editor: Khistian Tauqid
Istimewa
KEMATIAN BRIPDA DP - Ibunda Bripda Dirja Pratama, Sumarni, menggenggam tangan Kapolda Sulsel Djuhandhani Rahardjo Puro saat suasana duka di rumah korban di Desa Pincara, Pinrang, Senin (23/2/2026). Kapolda berjanji mengusut tuntas dugaan penganiayaan yang menewaskan anggota muda Polri tersebut. 

TRIBUNBATAM.id - Kepedihan dirasakan keluarga atas insiden penganiayaan yang menewaskan Bripda Dirja Pratama alias DP (19).

Penganiayaan itu dilakukan senior korban yaitu Bripda Pirman di dalam Asrama Ditsamapta Polda Sulawesi Selatan pada Minggu (22/2/2026) dini hari.

Hingga akhirnya Bripda Pirman ditetapkan menjadi tersangka utama dalam kasus penganiayaan Bripda DP hingga tewas.

Kapolda Sulsel, Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro, langsung mendatangi rumah duka di Desa Pincara, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Senin (23/2/2026) pagi.

Jerit tangis dari ibu korban langsung terdengar saat Irjen Djuhandhani datang sekira pukul 10.40 WITA.

Irjen Djuhandhani bahkan memeluk ayah almarhum yang juga berprofesi sebagai polisi bernama Aipda Muhammad Jabir.

Sambil mengelus pundak Aipda Jabir, Kapolda Sulsel berusaha menguatkan ayah korban.

“Turut berduka cita, sabar hadapi ini, sabar,” katanya lirih.

Ibu Brigadir DP, Sumarni menangis sesunggukan di hadapan Kapolda Sulsel.

Bahkan, Sumarni menggenggam erat tangan Irjen Djuhandhani sambil meminta keadilan terhadap kematian anaknya.

Sumarni terus mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menyebabkan Brigadir DP secara transparan.

“Janji Pak Kapolda ya, janji. Lanjutkan perjuangan anakku, janji Pak Kapolda,” pintanya sambil terisak.

Melihat Sumarni menangis, kerabat dan keluarga yang hadir hanya bisa menunduk.

Beberapa kerabatnya mencoba menenangkan Sumarni, namun duka mendalam tak mudah dibendung.

Bripda Dirja Pratama meninggal di Asrama Ditsamapta Polda Sulsel, Minggu (22/2/2026) dini hari.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved