Senin, 13 April 2026

Harga BBM 1 April 2026 Tak Naik, Pertamina Minta Warga Tak Panic Buying

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa pihaknya mengikuti kebijakan

Editor: Eko Setiawan
Tribun Batam/agus tri
ISU BBM NAIk - Sejumlah kendaraan sedang mengantre isi BBM di SPBU Batu 10 Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) Selasa (31/3/2026). 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) baik subsidi maupun non-subsidi tetap stabil per 1 April 2026.

Keputusan ini sekaligus meredam kekhawatiran masyarakat di tengah beredarnya isu kenaikan harga BBM.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa pihaknya mengikuti kebijakan pemerintah dalam penetapan harga energi.

“Kami memastikan harga BBM tidak mengalami perubahan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang memicu panic buying,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Pasokan Dijamin Aman

Pertamina juga memastikan ketersediaan energi tetap terjaga melalui berbagai langkah strategis, mulai dari negosiasi dengan pemasok hingga optimalisasi distribusi di seluruh wilayah.

Langkah ini dilakukan untuk menjamin pasokan BBM tetap aman di tengah dinamika global yang memengaruhi sektor energi.

Selain itu, masyarakat diimbau menggunakan BBM secara bijak dan sesuai kebutuhan.

“Penggunaan energi yang hemat dan bertanggung jawab menjadi kunci menjaga ketahanan energi nasional,” tambahnya.

Harga BBM Tetap Berlaku

Mengacu pada data terakhir, perubahan harga BBM sebelumnya terjadi pada 1 Maret 2026. Untuk 1 April 2026, harga tetap sebagai berikut:

  • Pertalite: Rp10.000 (seluruh Indonesia)
  • BioSolar: Rp6.800 (seluruh Indonesia)
  • Pertamax: mulai Rp11.550 – Rp12.900 (tergantung wilayah)
  • Pertamax Turbo: mulai Rp12.400 – Rp13.650
  • Pertamax Green 95: Rp12.900 (wilayah tertentu)
  • Pertamina Dex: mulai Rp13.800 – Rp15.100

Khusus wilayah Free Trade Zone (FTZ) seperti Batam, harga BBM cenderung lebih rendah dibandingkan daerah lain.

Masyarakat Diminta Tak Terpengaruh Isu

Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, terutama yang berpotensi memicu kepanikan.

Partisipasi masyarakat dalam menjaga konsumsi BBM tetap wajar dinilai penting untuk memastikan distribusi berjalan lancar di lapangan.

“Kami terus berupaya menjaga keandalan layanan dan distribusi energi nasional,” tegas Roberth.

Sumber: Kompas.com

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved