SISWA SMP DI SRAGEN TEWAS
Saling Ejek Berujung Maut, Siswa SMPN di Sragen Tewas Dihajar Teman Sekolahnya
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari membeberkan pengakuan pelaku yang menganiaya korban hingga tewas.
TRIBUNBATAM.id - Insiden maut menimpa seorang pelajar SMPN 2 Sumberlawang di Sragen berinisial WAP (14), pada Selasa (7/4/2026).
Korban dianiaya hingga tewas oleh rekan sekolahnya berinisial DTP (14) di depan kelas 7C sekitar pukul 11.10 WIB.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari membeberkan pengakuan pelaku yang menganiaya korban hingga tewas.
Pelaku ternyata menganiaya korban seorang diri menggunakan tangan kosong.
"Pelaku anak melakukan kekerasan kepada korban dengan tangan kosong. Interaksi (dilakukan) dengan tangan dan kaki dan perbuatannya dilakukan sendirian," kata Dewiana, Kamis (9/4/2026).
Pelaku melayangkan pukulan dan tendangan hingga membuat korban tersungkur.
Korban ternyata hilang kesadaran hingga harus mendapatkan perawatan.
Berdasarkan hasil visum, korban meninggal dunia karena mengalami luka berat di kepala.
"Korban mati lemas akibat kekerasan tumpul yang mengakibatkan patah tulang pada dasar tengkorak," kata dia.
Baca juga: Ujian Praktik Sains Berujung Maut di Siak, Siswa SMP Tewas Terkena Senapan Rakitannya
Kronologi Kejadian
Penganiayaan bermula dari pertemuan antara pelaku dan korban saat pergantian mata pelajaran.
Pelaku dan korban sempat terlibat guyonan yang berubah menjadi saling ejek hingga memicu perkelahian.
Ketika kejadian tersebut, keduanya tanpa pengawasan guru SMPN 2 Sumberlawang.
"Saat itu di kedua kelas masih dalam transisi pergantian Mapel, kelas korban IPS dan pelaku Matematika, dan saat itu kedua kelas belum ada guru yang masuk, sehingga korban dan pelaku bisa keluar kelas dan mereka bertemu, saat ketemu terjadi guyonan yang berbuah saling ejek antara pelaku anak dan korban dan terjadilah perkelahian tersebut," kata dia.
Perkelahian tersebut mengakibatkan korban tidak sadarkan diri hingga dibawa ke UKS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Konferensi-pers-ini-terkait-kasus-tewasnya-siswa-kelas-VIII-SMPN-2-Sumberlawang-Sragen.jpg)