Kamis, 7 Mei 2026

BERITA VIRAL

Manfaatkan Sopir Ambulans untuk Permalukan Penunggak, Debt Collector Malah Tertawa

Diduga debt collector tersebut memanfaatkan ambulans untuk mempermalukan nasabah yang menunggak.

Tayang:
Editor: Khistian Tauqid
Istimewa/Instagram WargaJakarta.id
DEBT COLLECTOR PRANK AMBULANS - Oknum debt collector atau penagih hutang melakukan panggilan darurat palsu, kepada kru ambulans di Jakarta Pusat, ia menyebut ada yang mengalami kejang. Video yang merekam peristiwa tersebut viral di media sosial, pada Rabu (15/4/2026). 

TRIBUNBATAM.id - Viral video seorang sopir ambulans di Jakarta bernama Yoga Dwi Saputra yang mengalami kerugian material.

Pasalnya, Yoga menjadi korban order fiktif yang diduga dilakukan oleh debt collector.

Diduga debt collector tersebut memanfaatkan ambulans untuk mempermalukan nasabah yang menunggak.

Oleh karena itu, Yoga mengaku mempertimbangkan untuk melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi yang didapatkan TribunJakarta.com, Yoga membeberkan awal mula peristiwa tersebut.

Kejadian bermula saat Yoga menerima pesanan ambulans melalui WhatsApp atas nama Dobi Rotus.

“Iya benar, saya dapat orderan ambulans. Yang pesan itu nama orangnya Dobi Rotus. Dia isi form dan pesan ambulans,” ujar Yoga saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (15/4/2026).

Karena mendapatkan keadaan darurat, Yoga langsung menuju lokasi yang diminta.

Sesampainya di sebuah kawasan perkantoran di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Yoga merasakan kejanggalan.

Tepatnya saat Yoga menelepon nomor pemesan yang menghubunginya melalui WhatsApp.

“Sampai di sana ternyata tempatnya kantor. Saya telepon, kata stafnya orang yang dicari tidak ada di tempat,” jelasnya.

Baca juga: Kronologi IRT di Tebing Tinggi Tewas Ditikam Secara Brutal, Sempat Cekcok dengan Pelaku

Ternyata Yoga sebelumnya sudah pernah dihubungi oleh nomor pemesan tersebut.

“Nomornya sama seperti yang dulu pernah telepon saya,” katanya.

Selanjutnya, Yoga diduga dihubungi oleh debt collector yang meminta dirinya menghubungkan dengan pihak di kantor tersebut.

“Mereka minta dihubungkan ke orang kantor, suruh bayar utang,” ungkap Yoga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved