PERANG AMERIKA VS IRAN
Militer Amerika Sergap Kapal Tanker Iran, Perundingan Damai Terancam Batal
Tindakan militer Amerika Serikat menyergap kapal tangker Iran memperburuk keadaan perang Timur Tengah.
Ringkasan Berita:
- Perang Amerika vs Iran
- Amerika sergap kapal tangker Iran
- Iran ogah kirim delegasi perundingan
TRIBUNBATAM.id - Tindakan militer Amerika Serikat menyergap kapal tangker Iran memperburuk keadaan perang Timur Tengah.
Iran secara tegas menyatakan belum berencana mengirim delegasi resmi untuk duduk kembali di meja perundingan dalam waktu dekat.
Keputusan ini diambil sebagai respon tindakan Amerika terhadap kapal tanker Iran.
Iran merasa dipojokkan oleh retorika keras Presiden AS, Donald Trump.
Sumber internal yang dekat dengan tim diplomatik Iran membocorkan bahwa Teheran memberikan syarat mati: tidak akan ada negosiasi selama ancaman "blokade laut" oleh Trump masih menghantui mereka.
"Selama pernyataan soal blokade laut terhadap Iran itu belum ditarik, jangan harap ada pergerakan diplomatik formal," ungkap sumber tersebut sebagaimana dikutip dari WANA News Agency.
Di sisi lain, pihak Gedung Putih tampak lebih optimistis — atau setidaknya mencoba terlihat demikian.
Trump sempat sesumbar kepada New York Post bahwa sosok kunci seperti Jared Kushner dan Steve Witkoff bakal terbang ke Islamabad, Pakistan, pada Senin (20/4/2026) untuk menemui pihak Iran.
Namun, klaim sepihak ini justru dimentahkan oleh otoritas di Teheran yang mengaku sama sekali belum mengonfirmasi kehadiran delegasi mereka.
Sikap dingin Iran ini merupakan kelanjutan dari maraton perundingan di Islamabad pekan lalu.
Meski sudah menghabiskan waktu hingga 21 jam dalam diskusi yang dimediasi Pakistan, kedua negara gagal mencapai kesepakatan final.
Delegasi Iran yang dipimpin Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan pihak AS yang diwakili J.D. Vance memang sempat mencapai beberapa titik temu kecil.
Namun, "benteng" perbedaan masih terlalu tinggi.
Pihak Iran menuding AS sengaja menghambat kesepakatan dengan mengajukan tuntutan yang dianggap tidak masuk akal dan berlebihan.
Trump Tebar Ancaman Baru
| Terbongkar Rencana AS Supaya Iran Menyerah, Mulai Tekanan Ekonomi hingga Manipulasi Media |
|
|---|
| Kapal Iran Angkut Minyah Mentah Rp 3,8 Triliun Lolos Blokade Amerika, Berlayar Menuju Kepri |
|
|---|
| Trump Umumkan Gencatan Senjata Secara Sepihak, Iran Tetap Skeptis dan Berikan Syarat |
|
|---|
| Dua Kapal Pertamina Belum Lolos Selat Hormuz |
|
|---|
| Kapal Perang Amerika Terdeteksi di Selat Malaka, Buru Semua Kapal Iran di Seluruh Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2004_Perang-Iran.jpg)