BERITA KRIMINAL
Mahasiswa Pacaran di Pinggir Pantai Dipalak Preman, Pelaku Marah Ketika Hanya Diberi Rp 15 Ribu
Kejadian ini menimpa dua mahasiswa yang memilih menghabiskan waktu malam di kawasan tersebut tanpa menyangka akan berujung petaka.
TRIBUNBATAM.id, Kendari - Sepasang kekasih menjadi korban aksi pembegalan saat tengah asyik berpacaran di tepi Teluk Kendari pada Senin (20/4/2026) dini hari sekitar pukul 01.20 Wita.
Kejadian ini menimpa dua mahasiswa yang memilih menghabiskan waktu malam di kawasan tersebut tanpa menyangka akan berujung petaka.
Dikutip dari TribunnewsSultra.com, pasangan muda tersebut awalnya menikmati suasana malam di kawasan Teluk Kendari.
Dengan kondisi yang relatif sepi dan minim penerangan, keduanya larut dalam kebersamaan sembari menikmati pemandangan teluk di malam hari.
Namun, situasi yang tampak tenang itu justru dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Tanpa diduga, sekelompok begal datang menghampiri mereka.
Kehadiran pelaku yang berjumlah tiga orang tersebut langsung mengancam dan mencoba merampas barang berharga milik korban.
Peristiwa pembegalan ini dialami oleh mahasiswa berinisial AR (18) bersama teman wanitanya, AD (19).
Saat kejadian, keduanya sedang nongkrong di kawasan Batbat, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kedua korban kemudian ditemukan oleh tim Patroli Presisi Satsamapta bersama unit Pamapta 2 Polresta Kendari saat melakukan patroli rutin di wilayah tersebut.
Kepala Regu II Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) Satsamapta Polresta Kendari, Aiptu Amrullah, menjelaskan kronologi kejadian. Ia menyebutkan bahwa awalnya korban sedang duduk santai, sebelum tiba-tiba didatangi tiga orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio M3.
“Para pelaku meminta sejumlah uang, namun korban hanya memiliki uang tunai sebesar Rp15 ribu. Karena merasa tidak puas, pelaku tersinggung lalu meminta handphone dan motor korban, namun korban menolak menyerahkannya,” ujar Aiptu Amrullah.
Penolakan tersebut memicu emosi para pelaku. Mereka kemudian melakukan tindakan kekerasan terhadap korban AR.
Salah satu pelaku mendorong AR hingga terjatuh, lalu menghantamnya menggunakan parang yang mengenai bagian pinggang belakang korban.
Dalam kondisi terdesak, korban tidak mampu melawan. Para pelaku akhirnya berhasil merampas satu unit handphone milik AD sebelum melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.
Setelah kejadian tersebut, kedua korban berada dalam kondisi syok dan mengalami luka. Tim patroli yang menemukan mereka segera memberikan bantuan dan mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi ke Polresta Kendari.
| Pria ini Bacok Ibu Mertuaunya Hingga Tewas, Pelaku Marah Karena Hubungannya Dengan Sang Istri Kandas |
|
|---|
| Mabes Polri Turun ke Polda Jambi Terkait Kasus Polisi Rudapaksa Remaja, Korban Turut Dihadirkan |
|
|---|
| Pria ini Ajak Temannya Untuk Menggilir Kekasihnya, Korban Terpaksa Melayani Karena Diancam |
|
|---|
| Seorang Anggota ASN Nekat Lakukan Pencurian, Gasak SD, KUA dan Rumah Warga |
|
|---|
| Perwira Polisi Nyamar Jadi Satpam, Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Tanpa Izin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/WhatsApp-Image-2026-04-20-at-220145.jpg)