Kamis, 14 Mei 2026

KECELAKAAN MAUT

Mobil MBG Terlibat Kecelakaan Maut di Bekasi, Penjual Tahu Tewas dan 2 Luka-luka

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani mengonfirmasi kecelakaan yang merenggut satu nyawa itu.

Tayang:
Editor: Khistian Tauqid
Tribunnews.com
LAKALANTAS MOBIL SPPG- Sebuah mobil dengan nomor polisi B 9007 TXZ yang diduga kendaraan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menabrak sejumlah lapak pedagang UMKM di Jalan Pulau Kalimantan Raya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (12/5/2026). 

TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan maut melibatkan mobil dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jalan Pulau Kalimantan Raya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Selasa (12/5/2026).

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka-luka.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani mengonfirmasi kecelakaan yang merenggut satu nyawa itu.

AKBP Ojo juga mengungkap penyebab kecelakaan diduga karena sopir mobil dapur MBG, WS kaget lantaran melihat motor melintas.

Kecelakaan bermula ketika mobil MBG dengan nomor polisi B 9007 yang dikemudikan WS (57) melintas bersama kenet atau penumpang, PDW (53).

Kendaraan tersebut melaju dari Jalan Nusantara atau bagian Selatan menuju ke arah Tambun atau bagian Utara.

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), sopir mobil MBG mengaku kaget karena melihat ada sepeda motor melintas.

Sopir tersebut langsung membanting setir ke arah kiri hingga menghantam kios penjual tahu di pinggir jalan.

Terdapat tiga orang yang menjadi korban kecelakaan tersebut yaitu Sanoeri (41) dan NA (33) serta kernet berinisial PDW.

"Perkara ditangani tim 1 unit laka Restro Bekasi Kota, dan masih dalam penyelidikan," jelasnya.

Satu Korban Alami Koma

Sanoeri sempat mengalami koma saat dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Namun, nyawa korban tidak tertolong dan menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit (RS) Siloam Sentosa Bekasi Timur.

Kakak korban, Sunendar (51) mengakui adiknya sempat tak sadarkan diri setelah insiden.

"Korban saat ini masih belum sadar. Tadi dokter sudah bicara sama saya, kondisinya memang masih belum sadar, istilahnya koma, saya cuma minta doanya saja," kata Sunendar saat ditemui di RS Siloam Sentosa Bekasi Timur, Selasa (12/5/2026).

Sumber: Tribun bekasi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved