BERITA VIRAL
Pimpinan Ponpes di Garut Nyaris Dihajar Massa, Diduga Cabuli Santriwati hingga Trauma
Kuasa hukum korban, Aditya Kosasih mengonfirmasi penangkapan pelaku rudapaksa santriwati.
TRIBUNBATAM.id - Kembali terjadi kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh pimpinan pondok pesantren di Garut, Jawa Barat.
Terduga pelaku berinisial AN (45) yang nyaris diamuk warga karena diduga mencabuli santriwati.
Beruntungnya AN lebih dulu digelandang oleh pihak kepolisian sebelum mendapatkan bogem mentah warga.
Kuasa hukum korban, Aditya Kosasih mengonfirmasi penangkapan pelaku rudapaksa santriwati.
Peristiwa tersebut terjadi di salah satu pondok pesantren di wilayah Kabupaten Garut pada Sabtu (17/5/2026) malam.
Aditya menyebut pelaku AN sempat digeruduk warga sekitar setelah kabar kasus pencabulan tersebut beredar luas.
"Betul tadi malam ada peristiwa itu, tapi tidak sampai diamuk warga, kami juga kemarin sudah melaporkan oknum pimpinan pesantren itu ke Polres," ujar Aditya kepada Kompas.com, Minggu (17/5/2026).
Kasus pencabulan itu terungkap setelah korban berani buka suara terhadap orang tuanya.
Tepatnya setelah korban sedang berjalan di luar pesantren seorang diri hendak pulang ke rumah.
Terdapat orang tua rekannya yang mengajak korban berbincang terkait alasan meninggalkan pesantren.
"Saat itu korban mengaku diusir, dari situ lah korban akhirnya menceritakan semuanya terkait perlakuan tidak pantas," ungkapnya.
Baca juga: Peneliti Asal China Jadi Korban Pencabulan Sekuriti, Pelaku Tak Tahan Lihat Kecantikan Korban
Orang Tua Korban Lapor Polisi
Aditya menjelaskan, informasi tersebut kemudian sampai kepada orangtua korban.
Mendengar pengakuan anaknya diduga mendapat perlakuan tidak pantas dari sosok yang selama ini dipercaya untuk mendidiknya, orangtua korban pun histeris.
Akhirnya ibu korban meminta bantuan kepada Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHR) di bawah naungan DPC PDI Perjuangan Garut untuk melaporkan oknum tersebut ke polisi.
| Sederet Fakta Pernyataan Prabowo soal Nilai Rupiah Anjlok, Warga Desa Tak Pakai Dolar |
|
|---|
| Tak Terima Kehilangan Job WO, Terungkap Isi Chat Shindy MC LCC Empat Pilar MPR RI |
|
|---|
| Viral Penggerebekan Anggota DPRD Dengan Ibu Bhanyangkari, Mereka Langsung Bantah Ada Perzinaan |
|
|---|
| Viral Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Sebut Anak Muda Banyak Kekurangan |
|
|---|
| Telusuri Dana Pelicin Eks Bupati Pati Sudewo, KPK Incar Pejabat Kemenhub |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Tangkapan-layar-detik-detik-AN-45-seorang-pimpinan-pesantren-di-Kabupaten-Garut.jpg)