Selasa, 16 Juni 2026

Biaya Kesehatan Meningkat, Meditap Ajak Perusahaan Kelola Workforce Secara Lebih Strategis

Meditap hadirkan Overlooked Medical Trend 2026 untuk membahas strategi workforce, employee wellbeing, dan tren kesehatan karyawan.

Tayang:
Editor: Content Writer
Istimewa
STRATEGI WORKFORCE - CEO Meditap Indonesia Ardianto Utomo menyampaikan paparan dalam acara Overlooked Medical Trend 2026 bertema “From Medical Trends to Workforce Strategy” di Batam, Rabu (3/6/2026). Forum ini membahas strategi kesehatan karyawan, employee wellbeing, dan pengelolaan workforce untuk mendukung keberlanjutan bisnis. 

TRIBUNBATAM.ID - Di tengah meningkatnya biaya kesehatan dan perubahan ekspektasi tenaga kerja, perusahaan menghadapi tantangan yang semakin kompleks dalam menjaga keseimbangan antara employee wellbeing, produktivitas, retensi talenta, dan keberlanjutan bisnis.

Menjawab tantangan tersebut, Meditap menggelar Overlooked Medical Trend 2026 – From Medical Trend to Workforce Strategy pada 3–4 Juni 2026 di Batam. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 400 pemimpin HR, Finance, dan bisnis dari berbagai sektor industri untuk membahas tantangan dan strategi pengelolaan workforce secara menyeluruh.

Menghadirkan pembicara dari BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan asuransi terkemuka, rumah sakit ternama, platform HR, perusahaan teknologi kesehatan, hingga Meditap, forum ini menjadi wadah kolaborasi bagi para pemimpin perusahaan untuk berbagi perspektif dan praktik terbaik dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang.

Mengangkat tema From Medical Trend to Workforce Strategy, acara ini mendorong perusahaan untuk melihat isu kesehatan karyawan dari perspektif yang lebih luas.

Tidak lagi hanya sebagai program benefit atau biaya operasional, kesehatan karyawan kini semakin berkaitan dengan produktivitas, employee experience, retensi talenta, hingga kinerja bisnis secara keseluruhan.

"Banyak perusahaan masih melihat kesehatan karyawan sebagai biaya. Padahal, kesehatan memiliki keterkaitan yang erat dengan produktivitas, employee experience, dan keberlanjutan bisnis,” ujar Ardianto Utomo selaku CEO Meditap.

Baca juga: Pemprov Kepri Gandeng IDI Siapkan Program Kesehatan Mental Bagi Pekerja

Berbagai topik dibahas sepanjang acara, mulai dari tren tenaga kerja, employee wellbeing, pengelolaan biaya kesehatan, strategic benefit management, health & safety, retirement planning, hingga pemanfaatan teknologi dan data dalam mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif.

Selain sesi konferensi pada hari pertama, acara dilanjutkan dengan workshop interaktif pada hari kedua yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi lebih mendalam mengenai strategi benefit, pengendalian biaya kesehatan, produktivitas karyawan, dan perencanaan workforce jangka panjang.

Melalui Overlooked Medical Trend 2026, Meditap berharap semakin banyak perusahaan mulai melihat kesehatan karyawan sebagai bagian dari strategi bisnis yang lebih luas. Di tengah meningkatnya biaya kesehatan dan perubahan ekspektasi tenaga kerja, perusahaan perlu mampu menyeimbangkan employee wellbeing, produktivitas, retensi talenta, dan keberlanjutan biaya secara bersamaan. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
Live
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
VS
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved