Kamis, 23 April 2026

Batam Lokasi Pertemuan Regional KAHMI se-Sumatera, Rumuskan Piagam Batam

Kota Batam, Provinsi Kepri lokasi pertemuan regional KAHMI se-Sumatera. Dalam pertemuan, dirumuskan Piagam Batam.

|
TribunBatam.id/Istimewa
WALIKOTA BATAM - Wali kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad saat menghadiri pertemuan Regional Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) se-Sumatera di Swiss-Belhotel Harbour Bay Sabtu (20/9/2025) malam. 

Pertemuan Regional KAHMI se-Sumatera Digelar di Batam, Rumuskan “Piagam Batam

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi tuan rumah pelaksanaan Pertemuan Regional Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) se-Sumatera, Sabtu (20/9/2025) malam.

Acara yang berlangsung di Swiss-Belhotel Harbour Bay ini menjadi momentum penting konsolidasi alumni HMI dalam menyikapi dinamika kebangsaan sekaligus merumuskan strategi peran ke depan.

Acara ini dihadiri tokoh nasional, di antaranya Wakil Menteri Agama RI, Wakil Menteri Transmigrasi, serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Tidak hanya itu, para Gubernur dari sepuluh provinsi di Sumatera mulai dari Aceh hingga Lampung turut hadir, menambah khidmat dan bobot acara.

Wali kota Batam sekaligus Kepala BP Batam dan Ketua Umum Majelis Daerah KAHMI Batam, Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan.

Menurutnya, Batam menjadi salah satu kota yang dipercaya Majelis Nasional KAHMI sebagai tuan rumah forum konsolidasi penting ini.

"Ada 10 provinsi di Sumatera yang hadir. Forum ini mempertemukan pengurus wilayah dan pengurus daerah. Substansinya adalah membahas respons KAHMI terhadap eskalasi nasional dan konstelasi politik yang berkembang," ujar Amsakar Achmad dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Minggu (21/9/2025).

Ia menegaskan KAHMI tetap konsisten menjaga independensi, kritis terhadap pemerintah, namun juga hadir dengan solusi.

"Alhamdulillah, Batam tetap kondusif di tengah eskalasi nasional beberapa waktu lalu. Kehadiran forum ini semakin menegaskan Batam sebagai kota MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) nasional," tambahnya.

Momentum penting dalam acara ini adalah lahirnya Piagam Batam sebuah dokumen berisi rumusan arah perubahan dan strategi nasional.

Piagam ini menegaskan komitmen KAHMI untuk melahirkan teknokrat intelektual yang mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI yang juga Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda menyampaikan refleksi pengalaman masa mahasiswa hingga kiprahnya kini sebagai legislator.

Ia menekankan pentingnya KAHMI menjaga idealisme dan melahirkan gerakan kritis yang tetap konstruktif.

"HMI harus hidup, kritis, intelek, dan independen. Tapi kritis yang memberi arah, bukan sekadar gerakan tanpa solusi. Kami ingin KAHMI menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus penjaga demokrasi," tegas Rifqi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved