Minggu, 3 Mei 2026

MASKAPAI GARUDA DI TANJUNGPINANG VIRAL

Kabar Garuda Pamit dari Tanjungpinang Jadi Perhatian Publik, Wakil Gubernur Kepri: Saya Cek Dulu

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura merespons kabar maskapai Garuda Indonesia pamit dari Bandara RHF Tanjungpinang, hingga sempat viral.

Tayang:
TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
WAGUB KEPRI - Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura saat ditemui di Pulau Bintan, Jumat (23/1/2026). Ia merespons kabar pamitnya maskapai Garuda Indonesia melayani penerbangan di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, hingga sempat viral di medsos. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Kabar maskapai Garuda Indonesia tidak melayani penumpang dari Kota Tanjungpinang - Jakarta sampai ke telinga Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura.

Menurut politisi Partai Gerindra itu, jika kabar yang sempat viral di medsos itu benar, maka sangat merugikan masyarakat Kepulauan Riau.

Nyanyang Haris Pratamura dalam waktu dekat akan mengecek lebih dahulu informasi ini.

"Saya akan cek dan koordinasi dulu. Nanti saya informasikan kembali, langkah apa yang harus ditempuh," kata dia, Jumat (23/1/2026).

General Manager Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, Mohamad Setiadi Dermawan sebelumnya menyebut jika wacana ini masih sebatas rencana. 

Belum ada informasi tertulis yang diterima dari maskapai Garuda Indonesia. 

"Kabar ini baru disampaikan pihak Garuda secara lisan ke kami," sebut Setiadi. 

Dari penyampaian itu menyebutkan, Garuda Indonesia terakhir melayani penumpang dari Bandara RHF menuju Jakarta, Senin (9/2/2026).

Kendati demikian, pihaknya tetap berpikir positif saja, sembari menunggu surat resmi tertulis dari maskapai Garuda. 

"Kami belum tahun secara pasti apa alasan Garuda tidak  terbang lagi ke Tanjungpinang. Dugaan sementara mungkin alasan operasional," lanjutnya. 

Ini kemungkinan menjadi keputusan strategis baik di Garuda maupun Citilink.

Ketika Garuda tidak beroperasi lagi di Tanjungpinang, maka akan di cover oleh Citilink.

Saat ini penerbangan untuk Garuda 3 kali seminggu, sementara Citilink 4 kali seminggu.

Nah jika Garuda tidak lagi terbang ke RHF maka, Citilink akan terbang setiap hari.

"Jika ini diterapkan maka, tentu  PT. Angkasa Pura Kantor Cabang Bandara RHF Tanjungpinang maka akan mengurangi pendapatan kami," akunya. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved