Senin, 11 Mei 2026

RAMADAN 2026

Momen Kapolres Bintan Buka Puasa Bersama Tahanan, AKBP Argya Ingatkan Introspeksi

Sejumlah tahanan dan pihak Polres Bintan tampak akrab. Mereka saling tegur sapa, bersalaman satu dengan yang lain dalam agenda buka puasa bersama

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Dok.Humas Polres Bintan untuk Tribun Batam
BUKA PUASA - Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana dan Pejabat Utama Polres Bintan buka buasa bersama para tahanan di Sel Tahanan Mapolres Bintan, Senin (2/3/2026) sore 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Suasana akrab terjadi di Ruang Tahanan Polres Bintan, Senin (2/3/2026) sore.

Sejumlah tahanan dan polisi tampak akrab. Mereka saling tegur sapa, bersalaman satu dengan yang lain dalam agenda buka puasa Polres Bintan bersama sejumlah tahanan. Canda tawa terjadi di sela-sela berbuka puasa.

Kapolres Bintan AKBP Argya Satrya Bhawana ikut dalam kesempatan itu.

Kegiatan yang juga dilaksanakan serentak di jajaran Polsek ini menjadi bukti nyata, tugas Kepolisian tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga pembinaan kemanusiaan.

AKBP Argya Satrya Bhawana menyampaikan, Ramadan adalah momen terbaik untuk berbenah diri.

"Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi juga waktu untuk merenungi kesalahan dan memperkuat niat menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Argya, Selasa (3/3/2026).

Ia memberi pesan kepada tahanan, agar introspeksi dan meningkatkan ibadah di bulan Ramadan ini agar saat kembali ke masyarakat nanti bisa bermanfaat bagi keluarga.

Acara buka puasa bersama berlangsung khidmat. Begitu azan Magrib berkumandang, para pejabat Polri dan tahanan membatalkan puasa dengan takjil yang telah disediakan.

Acara dilanjutkan dengan Salat Magrib beremaah dan makan malam bersama.

Langkah humanis ini diharapkan mampu memberikan motivasi dan semangat baru bagi para tahanan.

Pihak Kepolisian ingin menunjukkan, meski mereka sedang menjalani proses hukum, hak-hak spiritual dan martabat mereka sebagai manusia tetap dihormati.

Polres Bintan ingin menghapus stigma negatif dan membangun hubungan yang lebih harmonis.

Diharapkan dengan pendekatan hati ke hati seperti ini, para tahanan memiliki kesadaran penuh untuk tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum di masa depan. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng).

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved