TAG
Debt Collector sekap ibu dan anak
-
Seorang debt collector rentenir berkedok koperasi menyekap ibu dan 2 anaknya di Perumahan Buana Vista III, Botania, Batam Center, Minggu (24/11/2019).
Selasa, 26 November 2019
-
Setelah disekap 9 jam oleh debt collector, begini kondisi psikis kedua bocah anak Wiwi Elis Widyawati, AK (6) dan RA (8).
Selasa, 26 November 2019
-
Pijai Siagian alias Alvin (23), debt collector yang menyekap ibu dan dua anaknya di Batam Centre akhirnya ditangkap polisi dan berstatus tersangka.
Selasa, 26 November 2019
-
Disekap 9 jam tanpa air dan listrik serta pintu digembok dari luar, berikut sejumlah fakta terkait penyekapan Wiwi dan kedua anaknya di Batam Centre.
Selasa, 26 November 2019
-
Ibu dan 2 anaknya yang disekap oleh Debt Collector di Batam Centre ternyata tak hanya digembok saja pintunya juga diputuskan aliran listrik dan air.
Selasa, 26 November 2019
-
Begini Kronologi Lengkap Penyekapan Ibu dan Anak di Batam Oleh Debt Collector, Disekap Lebih 9 Jam
Selasa, 26 November 2019
-
Kapolres Barelang, Prasetyo mengatakan, selain menggembok rumah korban, tersangka juga mematikan aliran listrik dan air di rumah korbannya
Senin, 25 November 2019
-
Kapolres Barelang, AKPB Prasetyo Rachmat Purboyo ingatkan masyrakat melakukan simpan pinjam ke lembaga resmi dan diakui instansi terkait
Senin, 25 November 2019
-
Gibson Manurung mengatakan, penyekapan ibu dan anak di Batam Centre akibat tak membayar utang merupakan kejahatan yang dilakukan oleh oknum tertentu.
Senin, 25 November 2019
-
Kepala Dinas KUMKM Batam, Suleman Sileban mengutuk keras tindakan debt collector 'koperasi' yang menyekap seorang ibu dan dua anaknya yang masih bocah
Senin, 25 November 2019
-
Wiwi Elys Widyawati, korban penyekapan oleh debt collector di Batam menceritakan awal mula kenapa nekat meminjam uang ke renternir.
Senin, 25 November 2019
-
Begini kronologi kasus penyekapan ibu dan anak di Buana Vista Batam oleh debt collector akibat utang piutang. Korban terkunci 9 jam dalam rumah.
Senin, 25 November 2019
-
Kapolsek Batam Kota AKP Restia Octane Guchy mengatakan, pelaku penyekapan terhadap Winda dan anak-anaknya sudah berstatus tersangka.
Senin, 25 November 2019