Harga Ikan di Tanjungpinang Melonjak Tinggi Gegara Cuaca Esktrem Beberapa Hari Terakhir

Kondisi ini disebabkan cuaca ekstrem yang membuat pasokan ikan ke pasar tersebut tak terlalu banyak. 

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id/RONNYE LODO LALENG
HARGA IKAN - Sejumlah pembeli sedang membeli ikan di pasar Bintan Center Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.  

Laporan Wartawan Tribun Batam.id, Ronnye Lodo Laleng. 

TRIBUN BATAM.id, TANJUNGPINANG - Harga sejumlah ikan di Pasar Bintan Center ,Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) alami kenaikan.

Lonjakan harga tersebut terjadi sejak satu Minggu belakangan ini.

Kondisi ini disebabkan cuaca ekstrem yang membuat pasokan ikan ke pasar tersebut tak terlalu banyak. 

Khusus hari ini hanya beberapa jenis ikan yang tersedia di pasar terbesar di Tanjungpinang itu.

Ikan tersebut diantaranya, ikan tongkol dan selar saja.

Ikan tongkol sebelumnya dijual dengan harga Rp35 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp45 ribu. 

Sedangkan ikan selar yang biasanya Rp40 ribu, kini dijual Rp55 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram.

"Kenaikan harga ini sudah terjadi sejak sepekan yang lalu," kata seorang penjual ikan, Arief, Selasa (9/9/2025).

Tak stabilnya harga ini disebabkan karena kondisi cuaca. 

"Ada beberapa jenis ikan justru tak masuk. Misalnya benggol dan ikan tamban," akunya. 

Pasokan ikan diperoleh dari gudang di Kijang, Bintan, lalu dijual di Tanjungpinang.

Harga semacam ini akan tetap tinggi apabila cuaca ekstrem tetap melanda wilayah Kepri.

Seorang pembeli asal Bintan, Nopian mengaku susah mencari ikan benggol. 

"Saya tadi sulit cari ikan benggol. Karena tidak ada terpaksa beli ikan tongkol saja," ujarnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved