Tanjungpinang Terkini
Pelayanan di Bandara RHF Berjalan Normal, Sehari Setelah Garuda Indonesia Pamit
Hal berbeda justru terjadi di luar bandara RHF. Di sana justru ramai dipadati masyarakat yang tengah berolahraga.
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Eko Setiawan
TRIBUN BATAM.id, TANJUNGPINANG - Sore itu suasana di pelantaran Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Kota Tanjungpinang tampak sepi.
Bangku-bangku berjejer di sepanjang ruang tunggu nyaris tak terisi.
Suasana seperti ini, terjadi hingga berjam-jam lamanya.
Tidak hanya penumpang, pegawai yang bekerja di bandara itu juga lengang.
Situasi seperti ini memang terjadi sepanjang hari ini, Selasa (10/2/2026).
Bukan tidak ada penumpang yang datang dan pergi, namun lebih kepada armada yang tidak seramai kota besar.
Ditambah lagi, maskapai Garuda Indonesia juga tidak melayani penumpang di sana lagi, sejak Senin (9/2/2026) kemarin.
Hal berbeda justru terjadi di luar bandara RHF. Di sana justru ramai dipadati masyarakat yang tengah berolahraga.
Pukul 14.30 WIB mereka mulai berdatangan di area bandara. Mereka lari mengelilingi lingkungan. Sesekali mereka memanfaatkan bangku kosong di dalam bandara untuk beristirahat sejenak.
Pelari semakin bertambah banyak pada pukul 16.30 WIB.
Selama berolahraga mereka tidak diam, saling sapa dan bercerita di sela-sela olahraga sore.
"Sayang kali ya, pesawat Garuda Indonesia tidak terbang lagi ke Tanjungpinang. Padahal biasanya saya kerap lihat pesawat plat merah itu terbang di atas langit Tanjungpinang," ungkap Rolanda.
Dia mengaku rindu dengan pesawat Garuda. Terutama dengan pelayanannya.
Rolanda menyayangkan pihak Garuda yang telah mengambil langkah ini.
"Bisa-bisa bos besar tidak ke Pulau Bintan lagi, karena mereka kan harus naik Garuda," kata dia.
| Harga Elpiji 12 Kg di Tanjungpinang, Naik Signifikan, Warga Mulai Resah Karena Kemahalan |
|
|---|
| Buaya Sepanjang 4 Meter Tersangkut Jaring Nelayan Tanjungpinang, Warga Panik Saat Petugas Evakuasi |
|
|---|
| Anggota Satpolairud Polresta Tanjungpinang Evakuasi Penumpang KMP Sembilang di Pulau Karas |
|
|---|
| Komisi II DPRD Kepri Minta PDAM Tirta Kepri Teliti Verifikasi Lonjakan Tagihan Air di Tanjungpinang |
|
|---|
| Harga Sayur di Tanjungpinang Meroket, Pemko Sebut Dikarenakan Gagal Panen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Bandara-RHF-Tanjungpinang-11123.jpg)