Selasa, 5 Mei 2026

Tanjungpinang Terkini

Anak Luka Robek, Ayah Murka Hingga Mengamuk di IGD RSUD RAT, Kini Videonya Viral

Rencana awal mereka tidak gunakan BPJS Kesehatan, sebab kalau kecelakaan tidak tercover.

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Eko Setiawan
TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
VIDEO VIRAL - Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (24/2/2026). 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG – Suasana Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Raja Ahmad Tabib mendadak tegang. Sebuah video berdurasi 3 menit 10 detik yang merekam kemarahan seorang ayah viral di media sosial sejak Senin (23/2/2026).

Dalam rekaman itu, seorang pria tampak meluapkan emosi kepada petugas medis. Ia menuding anaknya yang terluka tidak segera mendapatkan penanganan.

Belakangan diketahui pria tersebut bernama Hendri.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula pada Rabu (18/2/2026), saat anak Hendri terjatuh dari sepeda motor. Ia mengalami luka robek di bagian mata kaki kiri hingga mengeluarkan darah.

Rekan-rekannya segera membawa korban ke RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. Dari rumah sakit, sang anak menelepon ayahnya.

“Sampai di rumah sakit dia telepon saya. Saya langsung bergegas ke sana,” ujar Hendri, Selasa (24/2/2026).

Namun setibanya di IGD, Hendri mengaku mendapati anaknya belum juga mendapat tindakan medis, meski sudah menunggu cukup lama.

“Anak saya lama sekali ditangani, hampir 30 menit. Sementara kakinya sudah berdarah-darah,” katanya.

Emosi pun memuncak. Hendri mendekati petugas dan mempertanyakan alasan belum adanya penanganan.

“Setelah saya mendekat, rupanya petugas sedang main handphone. Saya tanya, kenapa anak saya tidak ditangani,” ungkapnya.

Merasa tidak mendapat jawaban memuaskan, Hendri merekam suasana di IGD. Video itulah yang kemudian menyebar luas dan memicu perdebatan di media sosial.

Ia mengaku trauma atas kejadian tersebut.

“Jujur saya sudah takut, tidak mau bawa anak saya ke sana lagi,” ujarnya.

Pihak RSUD Bantah Tuduhan
Menanggapi viralnya video tersebut, Wakil Direktur Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD RAT, drg. Mardiansyah, membantah tudingan keluarga pasien.

Ia menjelaskan, saat pasien datang, kondisi IGD sedang menangani kasus lain yang lebih darurat.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved