Kamis, 11 Juni 2026

Curanmor

Reza dan Bogel Ketagihan Curi Motor

Residivis kasus pencurian sepeda motor yang baru saja menghirup udara bebas pada September 2010 lalu ini kembali

Tayang:

Laporan El Tjandring, Wartawan Tribunnews Batam


TRIBUNNEWSBATAM, BATAM- Pernah menjalani hukuman kurang lebih satu tahun, ternyata tidak membuat Reza (23) dan Zulkifli alias Bogel (26) jera. Residivis kasus pencurian sepeda motor yang baru saja menghirup udara bebas pada September 2010 lalu ini kembali melakukan kejahatan yang sama dua bulan kemudian. 


Aksi kedua penjahat ini pun kembali terendus oleh aparat Polsek Batu Ampar sehingga kembali tertangkap. Buser Polsek Batu Ampar terlebih dahulu menangkap Bogel di kediamannya di Galaxy Park Baru Aji dan kemudian kembali menangkap Reza di Grand Garden Seraya setelah ada pengakuan dari Bogel bahwa dia Reza bekerja sama dalam melakukan pencurian. 


Dari rumah bogel polisi mengamankan dua unit sepeda motor yakni Yamaha V-ixion dan Satria FU, sedangkan, dari tangan Reza disita satu unit Yamaha Mio. Yamaha V-iction adalah hasil kerja kerja sama keduanya saat beroperasi di wilayah Bengkong, sedangkan dua sepeda motor berikutnya mereka mencuri sendiri-sendiri. 


"Keduanya tangkap Senin (24/1/2011) lalu setelah mendapat informasi dari korban bahwa sepeda motornya yang hilang dikendarai oleh Bogel. Kami langsung bergerak menangkap Bogel di rumah sekitar pukul 11.00. Reza ditangkap satu jam kemudian di Seraya," kata Kapolsek Batu Ampar AKP I Wayan Sudharmaya, melalui Kanit Reskrim Polsek Batuampar, Ipda Syarifuddin, Selasa (25/1/2011).


Syarifudin mengatakan, modus dari pelaku Bogel adalah membongkar rumah korban dan mengambil barang berharga. Satria FU dari Tanjung Uma dan Yamaha V-iction dari Bengkong dicurinya setelah sebelumnya menggodol barang berharga korban. Sedangkan Reza mencuri Yamaha Mio di Winsor menggunakan kunci T. 


Bogel tidak sulit membawa lari kedua sepeda motor curiannya, karena saat masuk ke dalam rumah korban, dia membawa serta kunci kontaknya. "Dua korbannya baru tahu kehilangan motor saat bangun pagi. Sepeda motornya hilang bersama kunci kontak," ujarnya.  


Kedua residivis ini, berkenalan saat menjalani hukuman di Rutan Baloi. Meski tidak menghuni sel yang sama, namun keduaanya menghidup udara bebas bersamaan. Karena merasa senasib pernah menjadi orang terhukum, persahabatan mereka terus terjalin walau tempat tinggal berjauhan sampai akhirnya sama-sama merencanakan kejahatan pencurian. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved