TribunBatam/

Heboh! Dua WNA Asal Tiongkok dan Pegawai BUMD Terjaring Razia Narkoba

Dua WNA asal Tiongkok dan seorang pegawai BUMD tertangkap narkoba saat razia di tempat hiburan malam. Ini penampakannya!

Heboh! Dua WNA Asal Tiongkok dan Pegawai BUMD Terjaring Razia Narkoba
TRIBUN/SANOVRA JR
Ilustrasi. Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan (kanan) menghentikan permainan DJ Aktris Amel Alvi (kiri) saat melakukan razia narkoba di tempat hiburan malam, Liquid Grand Clarion, Makassar, Sulsel, Sabtu (22/8) 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, TERNATE-Dua warga Negara Tiongkok terjaring razia Operasi Bersinar 1 Tahun 2017 yang dilaksanakan tim gabungan di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Ternate, Minggu (9/4/2017) dini hari.

Baca: Ngeri! Tiga Orang Ini Tewas Terkena Clurit dalam Carok Massal, Isu Santet Jadi Biang Keroknya!

Baca: Tarif Sudah Naik, Listrik Masih Padam. Ada Kompensasi ke Pelanggan? Ini Jawaban PLN Batam

Baca: Banjir Hajar Batam, Genangan Air di SP Plaza Batuaji Sempat Setinggi Lebih Setengah Meter

Tim terdiri dari petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi Maluku Utara, Komando Resor Militer, Polda, Den POM, Kantor Keimigrasian, dan Satpol PP Ternate.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, dalam razia tersebut, tim dokter melakukan tes urine bagi setiap pengunjung di dua tempat hiburan malam yang menjadi lokasi razia.

Hasilnya, dua WNA, yaitu Stevano dan Shen Huexue, terindikasi narkoba. Keduanya lalu digiring ke Kantor BNNP Malut untuk menjalani tes urine lanjutan.

Selain dua WNA, tim gabungan mengamankan seorang pegawai BUMD Kota Ternate inisial AD (47).

Kepala BNNP Malut Brigjen Pol Richard Nainggolan mengatakan, operasi ini merupakan tahap awal dan akan dilanjutkan secara rutin di beberapa tempat hiburan malam lainnya secara bertahap dalam rangka mendeteksi, mencegah, hingga menjaring pengguna narkoba.

“Razia ini merupakan kerja sama dan koordinasi dengan polda, denpom, korem dan pemkot. Ini rutin untuk mendeteksi dan mencegah dan menjaring penyalahgunaan narkoba di tempat hiburan malam,” kata Richard.

Dari hasil assessment tim medis BNNP, AD dikategorikan sebagai pengguna coba pakai jenis zat methamfetamin (sabu).

Selain itu, pada urine yang bersangkutan juga ditemukan unsur obat medis yang dikonsumsi. Sementara itu, dua WNA yang terjaring razia langsung diserahkan ke pihak Imigrasi setempat. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help