Terjadi Baku Tembak, Duterte Berlakukan Status Darurat Militer di Mindanao

Abella menambahkan, status darurat itu mencakup seluruh wilayah Pulau Mindanao dan kepulauan di sekitarnya

Terjadi Baku Tembak, Duterte Berlakukan Status Darurat Militer di Mindanao
MAXIM SHEMETOV / POOL / AFP
Presiden Filipina Rodrigo Duterte bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskwa, Selasa (23/5/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, MOSKOW - Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Selasa (23/5/2017) malam memberlakukan darurat militer di Mindanao menyusul baku tembak antara tentara dan kelompok bersenjata di kota Marawi City.

Juru bicara kepresidenan Ernesto Abella, dalam jumpa pers di Moskwa, mengatakan, rincian soal status darurat militer itu akan disampaikan kemudian.

Abella menambahkan, status darurat itu mencakup seluruh wilayah Pulau Mindanao dan kepulauan di sekitarnya.

"Presiden menghubungi saya dan meminta saya mengumumkan bahwa mulai pukul 22.00 waktu Manila, beliau sudah menyatakan status darurat militer di seluruh Pulau Mindanao," ujar Abella.

Baca: Nelayan Filipina Temukan Mummi Dalam Kapal Tak Berawak di Perairan Mindanao

Dalam pernyataan usai jumpa pers, Abella menambahkan, keputusan menetapkan darurat militer ini penting sebagai cara untuk menghentikan kekerasan dan pemberontakan demi keamanan warga.

"Pemerintah sudah memegang penuh kondisi dan sangat memahami bahwa kelompok Maute/ISIS serta kelompok-kelompok sejenis meski terbatas, memiliki kemampuan untuk mengacaukan keamanan," lanjut dia.

Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana mengatakan, baku tembak terjadi ketika polisi dan tentara bergerak melaksanakan perintah penahanan seorang pemimpin Abu Sayyaf, Isnilon Hapilon.

Baca: Empat Polisi Filipina Dituduh Menculik dan Memeras. Ini Reaksi Presiden Rodrigo Duterte

Lorenzana melanjutkan, sejumlah anggota kelompok Maute kemudian menyerbu Marawi City sebagai bentuk respon atas rencana penahanan itu.

Halaman
12
Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help