Nggak Gratis, Isi Ulang Uang Elektronik Bakal Kena Biaya. Besarnya?

BI terus berusaha meningkatkan penggunaan e money di jalan tol. Sebab, Saat ini masih sekitar 23 hingga 25 persen.

Nggak Gratis, Isi Ulang Uang Elektronik Bakal Kena Biaya. Besarnya?
KONTAN
ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Untuk meningkatkan transaksi nontunai menggunakan uang elektronik di jalan tol, Perbankan penerbit kartu elektronik diperbolehkan menarik biaya tambahan terhadap transaksi tersebut.

"BI izinkan fasilitas top up gunakan fee, tapi tidak besar-besar," kata Gubernur BI Agus DW Martowardojo di kantornya di Jakarta, Rabu (31/5/2017).

Agus menjelaskan, transisi penggunaan transaksi nontunai di jalan tol dilaksanakan maksimal pada Oktober 2017 mendatang.

Saat ini penggunaan transaksi nontunai di 35 ruas jalan tol masih minim, yakni 23 hingga 25 persen.

Baca: Baru Dibentuk, Satgas Pangan Sudah Tangani 79 Kasus. Kecurangan Soal Ini Bidikan Selanjutnya

Baca: Ingin Beri Efek Jera, Pemerintah Bekukan Izin Enam Importir. Ini Pemicunya

Baca: Mudahkan Pemudik, Kemenhub Tambah 639 Lampu Jalan dan 50 CCTv

Menanggapi hal tersebut, Direktur Consumer Banking PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Anggoro Eko Cahyo menjelaskan, pihaknya masih menunggu aturan lanjutan dari bank sentral mengenai besaran biaya top up yang akan diterapkan di jalan tol. Besarannya, kata dia, akan disesuaikan dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI).

"Kami akan ikuti peraturan BI untuk jumlah fee," ujar Anggoro.

Secara terpisah, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja mengungkapkan, pihaknya tak terlalu mempermasalahkan rencana pengenaan biaya top up uang elektronik tersebut. Asalkan, kata dia, ini berlaku bagi semua bank.

"Kalau berlaku (ke) semua bank tidak apa-apa, jadi merata," ungkap Jahja.

*Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Kompas.com dengan judul : "Topup" Uang Elektronik Bakal Kena Biaya, Ini Kata Perbankan

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help