KARIMUN TERKINI

Maling Masuk Lewat Atap, Ini Imbauan Polisi Pada Pihak SDN 11 Pongkar

Dari hasil olah TKP, polisi menduga maling masuk ke dalam ruangan di sekolah tersebut melalui atap dengan menjebol plafon.

Maling Masuk Lewat Atap, Ini Imbauan Polisi Pada Pihak SDN 11 Pongkar
TRIBUN BATAM/RACHTA YAHYA
Personel Polsek Tebing memeriksa kondisi ruangan guru SDN 11 Pongkar, Kecamatan Tebing yang disatroni maling, Jumat (9/6/2017). Untungnya tak ada barang yang hilang. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN - Saat sekolah libur sekolah, maling ternyata beraksi dan mengacak-acak ruangan di SD Negeri 11 Pongkar, Kecamatan Tebing, Jumat (9/6/2017).

Meskipun tak ada barang yang hilang, namun perbuatan maling tersebut membuat seisi ruangan berserakan.

"Iya, Jumat kemarin, kami dilaporkan jam 9 pagi oleh Kepala Sekolahnya, saat itu sekolah lagi kosong karena libur. Sekolah juga tak ada satpamnya, mungkin dikira pelaku di sekolah itu ada barang berharga. Untung tidak ada barang yang hilang, tergolong aksi percobaan pencurian," ujar Kapolsek Tebing AKP Budi Hartono kepada Tribun Batam, Sabtu (10/6/2017).
Dari hasil olah TKP, polisi menduga maling masuk ke dalam ruangan di sekolah tersebut melalui atap dengan menjebol plafon.
Hal itu terlihat dari adanya plafon yang jebol dan berserakan di lantai ruangan. Begitu berhasil merangsek masuk, pencuri langsung beraksi dengan mengacak-acak laci meja mencari barang-barang berharga.

Baca: BREAKINGNEWS. Sekolah Libur, Maling Acak-acak SDN 11 Pongkar

Baca: Pelaku Empat Pria Berkulit Gelap, Begini Detik-detik Perampokan Terhadap Bos Koperasi

Baca: MENGEJUTKAN. Gara-gara Gaptek, Lima Seleb Dunia Ini Ogah Pakai Medsos

Agar kejadian serupa tidak menimpa kembali, Budi menyarankan agar sekolah tersebut tetap mempekerjakan petugas jaga sekolah terutama pada malam hari dan barang berharga diamankan ke rumah Kepala Sekolah atau guru terdekat.

Meski pihaknya telah meningkatkan patroli khususnya pada saat berbuka puasa dan pengamanan di area masjid saat salat Taraweh yang dikenal dengan operasi Blue Light, namun Budi tetap meminta peran aktif masyarakat.

"Tentunya Polisi tidak bisa mengawasi 24 jam dan setiap rumah, kami hanya bisa menambah intensitas untuk tetap turun ke lapangan," ujar Budi.

Kapolsek Tebing juga mengimbau kepada warga khususnya warga Kecamatan Tebing agar rumah yang penghuninya akan meninggalkan rumahnya agar melepaskan semua peralatan elektronik yang masih terpasang di saklar, mengunci semua jendela dan pintu.

"Biarkan lampu teras tetap menyala jangan mati sehingga malam hari tetap terang, jangan meninggalkan barang berharga di dalam rumah seperti perhiasan atau uang, lebih baik disimpan di bank atau di pegadaian.

Semakin dekat hari raya tentunya kebutuhan semakin meningkat. Sama halnya perkantoran agar melakukan hal yang sama ketika kantor kosong, cek peralatan elektronik dan kunci pintu jendela serta nyalakan lampu terasnya," imbau Budi. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak Minggu 11 Juni 2017

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help