BATAM TERKINI

Sudah 10 Tahun Berstatus PTT, Akhirnya 23 Tenaga Kesehatan di Hinterland Terima SK CPNS

Sebanyak 23 tenaga kesehatan dari formasi bidan, diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Batam.

Sudah 10 Tahun Berstatus PTT, Akhirnya 23 Tenaga Kesehatan di Hinterland Terima SK CPNS
tribunnews batam/thomm
Ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sebanyak 23 tenaga kesehatan dari formasi bidan, diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Batam.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) CPNS itu berlangsung tertutup di lantai 5 Gedung Wali Kota Batam, Selasa (13/6/2017).

"Ada 23 orang yang diserahkan SK CPNS-nya," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Batam, M Sahir kepada wartawan.

Ke-23 orang itu lanjut Sahir, sebelumnya berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) dengan lama pengabdian 7-10 tahun. Mereka pun keseluruhannya bertugas di daerah hinterland.

Baca: Jika Sekolah Lima Hari Diterapkan di Batam, Begini Mekanisme yang Bisa Dilakukan

Baca: Soal Wacana Sekolah Lima Hari, Riky Indrakari: Mereka Mau Numpang Dimana?

Baca: Jelang Lebaran, Pengiriman Paket Pos Indonesia Cabang Batam Melonjak. Barang Ini Paling Banyak

"Selama ini mereka ditangani Dinkes menggunakan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kesehatan," ujar dia.

Dengan adanya penyerahan SK CPNS tersebut, ke-23 tenaga kesehatan itu kini menjadi tanggungjawab Pemerintah Kota Batam untuk penggajiannya.

Lebih lanjut Sahir mengatakan, meski kini mereka diangkat sebagai CPNS, ke-23 orang tersebut tetap bertugas di daerah sebelumnya. Alias tidak mengalami pemindahan tempat tugas.

"Misalnya dulu dia tugas di Puskesmas Pembantu di Rempang Cate, di SK-nya tetap di sana. Jadi tak mengganggu rutinitas kerja," kata Sahir.

Sementara itu, disinggung soal apakah ada penambahan tenaga kesehatan pada 2017? Sahir mengatakan, hingga saat ini belum ada usulan dari Dinas Kesehatan.

Dia juga menyinggung kalau tahun ini tidak ada pembukaan untuk tenaga honorer di Pemko Batam.

"Honorer tak ada. Tapi untuk kontrak kegiatan ada. Kalau seperti itu tak perlu usul ke kami. Buat laporan saja," ujar dia. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Rabu 14 Juni 2017

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help