Ekonomi Batam Terjun Bebas

Belum Ada Galangan Kapal Nyatakan Tutup. Begini Status Perusahaan Tersebut Saat Ini

Anjloknya harga minyak dunia dan kondisinya hingga saat ini belum stabil, menjadi salah satu penyebab menurunnya geliat industri galangan kapal.

Belum Ada Galangan Kapal Nyatakan Tutup. Begini Status Perusahaan Tersebut Saat Ini
facebook/Alan
Salah satu galangan kapal di Tanjunguncang, Batam. 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Industri galangan kapal saat ini sedang dalam posisi yang tidak menguntungkan.

Hal itu dibenarkan Direktur Humas dan Promosi BP Batam, Purnomo Andiantono saat dikonfirmasi Tribun, Rabu (14/6/2017).

Andi menilai, anjloknya harga minyak dunia dan kondisinya hingga saat ini belum stabil, menjadi salah satu penyebab menurunnya geliat industri galangan kapal di Batam.

Dampaknya, hal itu mengakibatkan pada pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Pemicunya karena harga minyak dunia anjlok dan belum stabil," kata Andi.

Kendati begitu, Andi mengatakan dari data sistem di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, tidak tercatat adanya perusahaan galangan kapal yang tutup.

Baca: Defisit Rp 241 Miliar, Pemko Tunda Sejumlah Proyek. Ini Daftarnya

Baca: Setelah Tusuk Pacarnya, Safii Kabur dan Sembunyi di Balik Kontainer

Baca: ALAMAK. Tak Terima Dimarahi, Safii Tusuk Pantat Kekasih Pakai Gunting

Di Batam sendiri, saat ini ada sekitar 100-an perusahaan yang bergerak di bidang galangan kapal. Baik dari perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

"Di sistem PTSP tak ada yang tercatat tutup," ujar dia.

Jika dikaitkan dengan kondisi tenaga kerja di perusahaan galangan kapal yang saat ini sepi, Andi menilai bisa jadi perusahaan galangan kapal tersebut hanya tak beroperasional sementara waktu.

Jika kondisi ekonomi mulai membaik, dan ada pesanan, perusahaan itu kembali beroperasional. Namun soal datanya, dikatakan tidak melapor ke BP Batam. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak Kamis, 15 Juni 2017

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved