TribunBatam/

BATAM TERKINI

ASTAGA. Marah Karena Dilihat, Seorang Pria Bawa Kawannya Lalu Tusuk dan Aniaya Orang di Bida Asri

Waspada Yusuf Haria (24), harus menahan sakit akibat luka tusuk benda tajam yang dialaminya di halte Tunas, Bida Asri, Batam Center.

ASTAGA. Marah Karena Dilihat, Seorang Pria Bawa Kawannya Lalu Tusuk dan Aniaya Orang di Bida Asri
TRIBUNBATAM/LEO HALAWA
Waspada, korban penusukan di halte Bida Asri, Batam Centre 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Waspada Yusuf Haria (24), harus menahan sakit akibat luka tusuk benda tajam yang dialaminya di halte Tunas, Bida Asri, Batam Center Kamis (15/6/2017) sekitar pukul 11.30 WIB.

Peristiwa tersebut bermula saat, Waspada dan beberapa kawanya sedang bekerja yakni mengelas di halte tersebut. Namun, tiba-tiba ada seorang pemuda yang tak ia kenal melintas di sekitar lokasi mereka kerja.

"Saat itu saya mengambil barang. Terus kata dia (terduga pelaku) nanya sama saya, ngapain kau lihat-lihat saya. Terus saya jawab, kenapa bang. Sampai di situ, dia terus bilang ke saya, slow kau lah. Saya jawab, lah kenapa bang, salah saya apa. Karena saya tak kenal orangnya tak punya masalah dengannya," papar Waspada seraya menirukan orang yang menganiayanya.

Sempat terlibat cekcok mulut, pria tak dikenal itu pun pergi. Namun, selang beberapa menit kemudian, dia datang datang dan kembali cekcok mulut.

Baca: Terseret Mobil, Dua Remaja Ini Meninggal dengan Luka di Sekujur Tubuh

Baca: Sempat Kabur, Polisi Akhirnya Amankan Sopir Penabrak Dua Remaja hingga Meninggal

Baca: BREAKINGNEWS. Lagi Dorong Sepeda, Dua Remaja Tertabrak dan Terseret Grand Max

"Kami sempat dilerai. Kawan kerja saya tidak ikut berkelahi. Tapi melerai kami. Mereka yang menganiaya saya ramai. Mereka bawa beberapa pisau. Setelah leher saya dijerat oleh temannya, ada yang melayangkan pisau. Untung saya mengelak," ungkap Waspada. 

Beruntung pisau meleset. Bila tidak, maka nyawa Waspada bisa melayang saat itu juga. Sebab, pisau hanya mengenai dada kiri dan lengan kiri Waspada.

Korban yang tertusuk langsung ditinggalkan para pelaku yang berjumlah lima orang. Lalu, kawan-kawan kerja Waspada membawanya ke klinik terdekat. Karena luka tikaman lumayan dalam maka disarankan membawanya ke RS Elisabeth Batam Center. (*)


*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak Minggu, 18 Juni 2017 

Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help