TribunBatam/

BATAM TERKINI

Jika Ketahuan Sekolah 'Bermain' Saat PPDB, Sanksi Terberat Dipecat

Amsakar meyakini, oknum yang bermain terkait adanya pungutan liar tersebut bukanlah dari pihak sekolah.

Jika Ketahuan Sekolah 'Bermain' Saat PPDB, Sanksi Terberat Dipecat
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Orangtua dan wali murid mamadati jalanan hingga kompleks SMAN 5 Sagulung untuk mendapatkan nomor antrean pendaftaran siswa baru, Senin (3/7/2017). 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad angkat bicara soal aksi pungutan liar yang terjadi selama proses penerimaan siswa  baru tahun ini.

Apalagi, namanya juga sempat dicatut oleh oknum tak bertanggungjawab demi mengeruk rupiah dari orangtua calon siswa yang berharap bisa anaknya bisa mendapatkan sekolah yang mereka mau.

Amsakar meyakini, oknum yang bermain terkait adanya pungutan liar tersebut bukanlah dari pihak sekolah. Lantaran sanksinya sampai ke pemecatan kepala sekolah.

"Sebab instruksi sudah jelas. Jangan ada rupiah mengalir di PPDB," tegas dia.

Baca: Namanya Dicatut Saat Penerimaan Siswa Baru, Begini Kata Amsakar Achmad

Baca: Anak Jeremy Thomas Pesan Happy Five, Begini Cerita Versi Polisi

Baca: Anaknya Disekap dan Diborgol, Jeremy Thomas Laporkan Oknum Polisi ke Propam

Sanksi pemecatan ini, kata Amsakar juga bukan sekadar gertakan atau isapan jempol belaka.

Hal itu dibuktikan adanya kepala sekolah tingkat SD yang dipecat beberapa waktu lalu, setelah Amsakar melakukan inspeksi mendadak ke sekolah bersangkutan.

"Kalau shock terapi yang kami berikan tak berefek juga, luar biasa," kata Amsakar.

Jika bukan dari sekolah, dia menduga ada peran dari calo dan pihak-pihak lain yang ingin mengambil manfaat.

Amsakar meminta bagi masyarakat yang memiliki bukti terkait pungli, ditunjukkan kepadanya untuk ditindaklanjuti. (*)

*Baca Berita Terkait di Tribun Batam Edisi Cetak Selasa, 18 Juli 2017

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help