TribunBatam/

Korupsi Proyek KTP Elektronik

Setelah Diumumkan Jadi Tersangka, Sejumlah Petinggi Golkar Berdatangan ke Rumah Setya Novanto

Dari pantauan Tribunnews.com, pejabat teras partai Golkar yang hadir ke rumah Novanto di bilangan Jalan Wijaya 13, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Setelah Diumumkan Jadi Tersangka, Sejumlah Petinggi Golkar Berdatangan ke Rumah Setya Novanto
TRIBUNNEWS/RIZAL BOMANTANA
Setya Novanto usai memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus megakorupsi proyek e-KTP di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat hari ini, Kamis (6/4/2017) 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah petinggi partai Golkar berdatangan ke rumah Ketua DPR RI Setya Novanto.

Hal itu terjadi pasca pengumuman Novanto menjadi tersangka kasus e-KTP oleh KPK.

Dari pantauan Tribunnews.com, pejabat teras partai Golkar yang hadir ke rumah Novanto di bilangan Jalan Wijaya 13, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Di antara mereka terlihat Wakil Ketua Umum Golkar Nurdin Halid, Ketua DPP Mahyuddin,  dan Ketua DPP Golkar Firman Subagyo.

Satu persatu mereka hadir sekitar pukul 19.00 WIB.

Ketika dikonfirmasi Nurdin Halid belum mengetahui kabar tersangka Novanto secara langsung.

Soalnya, mantan Ketua PSSI itu baru membaca dari berita online.

"Belum tau saya dari daerah ada informasi-informasi saya ngecek dulu kebenarannya," ungkap Nurdin Halid.

Sebelumnya diberitakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo mengumumkan langsung penetapan tersangka baru kasus korupsi e-KTP.

Setelah menetapkan tiga tersangka sebelumnya, yakni Irman, Sugiharto dan Andi Agustinus (AA) alias Andi Narogong, kini giliran Setya Novanto, Ketua DPR RI yang diumumkan menjadi tersangka.

"‎Bismilah, saya akan sampaikan perkembangan pengusutan korupsi e-KTP. Setelah mencermati fakta persidangan terhadap 2 terdakwa dalam dugaan korupsi e-KTP tahun 2011-2012, KPK menemukan bukti permulaan yang cukup untuk tetapkan seorang lagi tersangka. KPK menetapkan saudara SN, anggota DPR RI periode 2009-2014 sebagai tersangka," ungkap Agus Rahardjo, Senin (17/7/2017) di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help