Diduga Milik Pengusaha Batam, Pimpinan Bea Cukai Kepri Bungkam Soal Tangkapan 30 Ribu Ponsel!

Diduga Milik Pengusaha Batam, Pimpinan Bea Cukai Kepri Bungkam Soal Tangkapan 30 Ribu Ponsel!

Diduga Milik Pengusaha Batam, Pimpinan Bea Cukai Kepri Bungkam Soal Tangkapan 30 Ribu Ponsel!
tribunbatam/elhadif putra
Ilustrasi. Kepala Bea Cukai Kanwil Khusus Kepri menunjukkan ponsel barang bukti selundupan 

BATAM. TRIBUNNEWS.COM, KARIMUN-Direktorat Jenderal Bea dan Cukai DJBC Khusus Kepri dilaporkan kembali menangkap sekitar 30-an ribu unit handphone.

Penangkapan dilakukan di sekitar perairan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Rabu (30/8/2017) malam. Handphone dengan pelbagai merek tersebut diduga milik pengusaha Batam, AH.

Baca: Terungkap! Inilah Rahasia di Balik Suksesi Singapura, Kesaksian Mantan Perdana Menteri!

Baca: Terobos Singapura Lewat Pipa Perbatasan, Pria Asal Indonesia Ini Gegerkan Singapura. Dari Batam?

Belum ada tanggapan resmi dari Kanwil Khusus DJBC Kepri perihal tangkapan tersebut. Saat Tribun Batam mendatangi Kanwil Khusus DJBC Kepri di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Rabu siang, tidak ada satu pejabat pun yang bersedia memberikan klarifikasi.

"Pak Kabid (Fuad Fauzi, Kabid Penindakan dan Sarana Operasi DJBC Kepri, red) lagi tidak bisa diganggu," ujar Kasi Penindakan I, Hendri Levi Sunarta, Rabu.

Saat disinggung perihal informasi tangkapan ribuan handphone tersebut, Levi tidak membantah dan tidak membenarkan. Ia hanya mengatakan ekspos kasus akan digelar pada 7 September mendatang yang akan dihadiri Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

"Saya tidak tahu, yang jelas instruksi dari pimpinan kami akan gelar ekspos kasus yang ada pada 7 September mendatang sama Bu Menteri," kata Levi.

Saat disinggung kasus apa saja yang akan diekspos pada 7 September tersebut, Levi kembali tidak bersedia membeberkannya. Begitu juga saat wartawan ingin bertemu Kabid atau Kakanwil, Levi kembali menegaskan tidak bisa dikarenakan ada acara internal.

"Harap kawan-kawan media bersabar. Nanti saya sampaikan keluhan kawan-kawan kepada pimpinan tapi kalau sekarang mau ketemu, tidak bisa karna kami fokus ke acara internal dulu," elaknya.

Tidak hanya handphone, DJBC Kepri juga dikabarkan menangkap dua kontainer minuman beralkohol di Tanjungpinang, namun lagi-lagi DJBC Kepri masih tertutup perihal informasi tersebut. (*)

Penulis: Rachta Yahya
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help