Ini Dia Tiga Alasan Penting Untuk Menolak Kartu Digesek di Mesin Kasir

Bank Indonesia ( BI) melarang dilakukannya penggesekan ganda (double swipe) dalam transaksi nontunai.

Ini Dia Tiga Alasan Penting Untuk Menolak Kartu Digesek di Mesin Kasir
KOMPAS.COM
ilustrasi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketika berbelanja di sebuah toko modern atau pusat perbelanjaan dan melakukan pembayaran dengan kartu seperti kartu debet atau kredit, kerap kali kasir menggesek kartu tersebut dua kali.

Kartu digesek pada mesin Electronic Data Capture (EDC) dan mesin kasir.

Bank Indonesia ( BI) melarang dilakukannya penggesekan ganda (double swipe) dalam transaksi nontunai.

Dalam setiap transaksi, kartu hanya boleh digesek sekali di mesin EDC, dan tidak dilakukan penggesekan lainnya, termasuk di mesin kasir.

Terkait hal tersebut, kalangan perbankan menyatakan, pada dasarnya merchant tidak boleh melakukan penggesekan kartu sebanyak dua kali semacam itu.

Pasalnya, ada beragam risiko yang disebabkan dari praktik penggesekan.

1. Data bisa disalin merchant

Kartu kredit atau debit yang digesek di mesin kasir akan berpotensi terjadi penyalinan data nasabah oleh merchant. Padahal, sesuai aturan, data di kartu tidak boleh disimpan oleh pihak merchant. 

(Baca: Pastikan Kartu Kredit Atau Debit Tak Digesek di Mesin Kasir. Ini Bahayanya)

(Baca: Anggaran Pembinaan Organisasi Capai Rp 8,7 Miliar, Ini Kata DPRD Batam)

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved