BATAM TERKINI

Pilih Wakil Gubernur Tak Kelar-kelar, Sahat : Jangan Sampai Usulan Terus Sampai Habis Jabatan

Anggota DPRD Provinsi Kepri, Sahat Sianturi meminta Gubernur Kepri, Nurdin Basirun serius mengusulkan dua nama calon Wakil Gubernur Kepri.

Pilih Wakil Gubernur Tak Kelar-kelar, Sahat : Jangan Sampai Usulan Terus Sampai Habis Jabatan
tribunnews batam/istimewa
Sahat Sianturi 

BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Anggota DPRD Provinsi Kepri, Sahat Sianturi meminta Gubernur Kepri, Nurdin Basirun serius mengusulkan dua nama calon Wakil Gubernur Kepri.

Harapan itu bukan tanpa sebab dia katakan. Sebab menurut laki-laki yang juga panitia pemilihan (panlih) untuk Wakil Gubernur Kepri ini, di lapangan tak menutup kemungkinan ada seseorang yang tak menginginkan posisi wagub tersebut diisi.

Itu berkaca dari dua nama calon wagub yang telah lama diusulkan, yakni Isdianto dan Agus Wibowo. Namun hingga saat ini berkas kelengkapannya belum tuntas. Sementara masyarakat butuh sosok wagub tersebut.

Sahat mengatakan, semestinya sesuai target, Oktober ini sudah harus ada pemilihan wagub dari dua nama yang disodorkan Gubernur. Namun pihaknya masih memberi kesempatan waktu kepada Agus untuk melengkapi berkas hingga Selasa (17/10/2017).

"Kami masih kasih kesempatan kepada Agus melengkapi berkasnya. Kalau seandainya dia mundur, kami akan minta atau tanya ke partai pengusung bagaimana selanjutnya. Itu tergantung partai pengusung. Kami selaku panitia hanya menerima berkas saja," kata Sahat, Jumat (13/10/2017) di Batam Center.

Baca: BIKIN SEDIH! Sebelum Meninggal, Ini Permintaan Terakhir Kendrick pada Orangtuanya

Baca: TERTANGKAP KAMERA! Begini Ternyata Cara Oknum Pencuri Obok-obok Barang Bagasi. Lihat Videonya

Baca: MENGERIKAN! Ketagihan Daging Manusia, Seekor Harimau Mangsa Empat Orang Warga

Soal mekanisme pemilihan Wagub nanti, Sahat mengatakan, sebagaimana amanat Undang-undang, harus ada dua nama calon yang diusulkan. Tidak boleh satu nama. Kecuali jika ditentukan lain, seperti salah satunya mengundurkan diri, meninggal dunia, atau hilang. Itupun bisa dilakukan setelah ada penetapan dari panlih.

"Nah pertanyaannya, kalau diusulkan dua nama tapi tak melengkapi (berkas persyaratan) lagi bagaimana? Apakah kita selaku masyarakat akan membiarkan begitu saja?," tanya dia.

Makanya, Sahat meminta Gubernur mesti serius. Sebab di dalam undang-undang terkait hal itu, tidak disebutkan batasan waktunya.

"Jangan sampai nanti diusulkan terus sampai habis masa jabatannya. Dia (Gubernur) sendiri itu bisa bertindak suka-suka. Sementara di undang-undang jelas dikatakan, Gubernur dan Wagub itu harus bersinergi jalankan pemerintah. Apalagi di Kepri yang 96 persennya laut. Kita butuh wagub," kata Sahat. (*)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved