Di Balik Drama Penangkapan Kurir Sabu di Pinang, Ada Polisi GANTENG Ini yang Bikin Gagal Fokus
Sosok Ipda Farid Nur Aziz memang kerap muncul ketika ada penangkapan kasus Narkoba di Tanjungpinang.
TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG- Derap langkah Ipda Farid Nur Aziz begitu tegap dan tegas.
Dia melangkah pasti dan cepat dibarengi dengan beberapa anggota polisi lainnya, baik yang sedang berpakaian preman maupun yang berpakaian dinas, lengkap dengan senjata laras panjang.
Di belakangnya digiring dua orang, AN (24) d an HA (31), pembawa sabu-sabu seberat 5,6 kg dan ribuan pil ekstasi dari Malaysia.
Sosok Ipda Farid Nur Aziz memang kerap muncul ketika ada penangkapan kasus Narkoba di Tanjungpinang.
Sebab, saat ini jabatannya memang sebagai Wakasat Narkoba di Polres Tanjungpinang.
Di samping terkenal dengan kiprahnya dalam penangkapan pelaku Narkoba, sosok Farid memang menonjol karena juga farasnya yang tampan.
Di kalangan awak media, Farid memang terkenal berpenampilan sangat modis yang menambah lengkap ketampanannya.
Selain itu, dia juga sosok yang ramah dan sangat mudah tersenyum.
"Orangnya sih ramah dan mudah tersenyum. Juga suka menyapa,"kata seorang awak media yang mengenalnya sehari-hari di Polres Tanjungpinang.
Meski ramah, Farid adalah tipe orang serius yang ngomong seperlunya saja.
Dari informasi yang dihimpun Tribun Batam, dia adalah anak seorang tentara.
Dia lulusan Akademi Polisi.
Dalam proses penangkapan pelaku pembawa sabu-sabu dari Malaysia, Farid menjadi salah petugas dengan posisi penting.
Baca: DRAMA Penangkapan Dua Pelaku Pembawa 5,6 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi dari Malaysia ke Pinang
Untuk penangkapan, tim dibagi dua unit, tim darat dan tim laut. Farid menjadi bagian dari Tim Darat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/wakasat-polres-tanjungpinang-paling-depan-tengah-farid-nur-aziz_20171130_093310.jpg)