GEMAR Digelar Serentak di Kepri, BKKBN Pastikan Keterlibatan Ayah
Pelaksanaan Gerakan Mengambil Rapor Bersama Ayah (GEMAR), tindaklanjut SE Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) mulai terlihat pada sejumlah sekolah.
Penulis: Renhard Patrecia Sibagariang | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Implementasi Surat Edaran (SE) Gubernur Kepulauan Riau tentang Pelaksanaan Gerakan Mengambil Rapor Bersama Ayah (GEMAR) mulai terlihat di sejumlah sekolah.
Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau meninjau langsung pelaksanaan pengambilan rapor bersama ayah di beberapa sekolah di Kota Batam, Jumat (19/12/2025).
Kepala Perwakilan BKKBN Kepri, Rohina, M.Si, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari SE Gubernur Kepri yang mendukung penguatan peran ayah dalam pendidikan dan pengasuhan anak.
Ini menurutnya sejalan dengan arahan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN melalui Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).
“Hari ini kami melihat langsung bagaimana para ayah hadir mengambil rapor anaknya. Kehadiran ayah sangat penting karena mereka bisa mengetahui secara detail perkembangan, prestasi, serta kekurangan anak melalui penjelasan wali kelas,” ujar Rohina dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Jumat (19/12/2025).
Menurutnya, keterlibatan ayah dalam momen pengambilan rapor dapat menumbuhkan motivasi belajar yang lebih kuat pada anak.
Dengan pendampingan dan pengasuhan yang baik, anak diharapkan mampu menjalani pendidikan dengan lebih positif dan terhindar dari berbagai perilaku menyimpang.
“Kementerian kami terus mendorong agar ayah terlibat aktif dalam pendidikan anak. Tidak hanya saat pengambilan rapor, tetapi juga dalam pendampingan sehari-hari, termasuk mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah nanti dan memberikan motivasi secara berkelanjutan,” tambahnya.
Rohina juga menegaskan bahwa gerakan ini bersifat inklusif. Bagi anak yang tidak memiliki ayah kandung karena alasan tertentu, peran tersebut dapat diambil oleh sosok pengganti, termasuk ibu atau wali.
Salah seorang wali murid, Nendry, mengaku sangat mendukung kebijakan GEMAR. Ia rela meluangkan waktu dan meminta izin dari tempat kerja demi hadir mendampingi anaknya.
“Anak itu inspirasinya dari ayahnya. Kehadiran ayah bisa menjadi penyemangat besar bagi anak untuk lebih maju dalam belajar,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari pihak sekolah. Kepala SMP Al Kaffah Batam, Yuliati Pratiwi, MM, menyatakan bahwa gerakan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama antara sekolah dan orang tua dalam membentuk masa depan anak.
“Kami sangat mendukung GEMAR. Kehadiran ayah mengambil rapor bukan sekadar formalitas, tetapi wujud tanggung jawab dan komitmen dalam pendidikan anak,” katanya.
Secara umum, implementasi GEMAR dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Kepulauan Riau.
Pemerintah daerah melalui bupati dan wali kota beserta satuan pendidikan mengikuti arahan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.
| Dugaan Asusila Seret Oknum Camat di Natuna Naik ke Penyidikan, Polda Kepri Beri Atensi |
|
|---|
| Berulang Kali Kirim PMI Ilegal Lewat Jalur Tikus, Dua Warga Belakangpadang Dibekuk Polisi |
|
|---|
| Pemkab Natuna Nonaktifkan Sementara Oknum Camat Terseret Dugaan Asusila Anak di Bawah Umur |
|
|---|
| Struktur OPD Berubah, Bupati Natuna Kukuhkan 17 Pejabat, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim |
|
|---|
| Daftar Harga Emas di Natuna Hari Ini, Jumat 9 Januari 2026, Terpantau Naik Tipis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/BERITA-93.jpg)