TribunBatam/

KETIKA Dunia Kecam Jerusalem Jadi Ibukota Israel, Begini Prediksi Sikap Presiden Trump

Raja Salman dari Arab Saudi, seperti dilansir SPA, telah mewanti-wanti agar Washington mengurungkan niat mendukung Israel.

KETIKA Dunia Kecam Jerusalem Jadi Ibukota Israel, Begini Prediksi Sikap Presiden Trump
kompas.com
Kota Jerussalem 

TRIBUNBATAM.ID, WASHINGTON DC - Presiden AS, Donald Trump, baru dijadwalkan memberi keterangan pers pada Rabu (6/12/2017) pukul 13.00 waktu setempat.

Sumber di Gedung Putih menyatakan, dalam keterangan resmi, Trump dilaporkan bakal mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Hal itu ditandai dengan wacana pemindahan kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Kabar itu memantik reaksi dunia, dengan sebagian besar mengecam rencana pengakuan yang akan dibuat Trump.

Raja Salman dari Arab Saudi, seperti dilansir SPA, telah mewanti-wanti agar Washington mengurungkan niat mendukung Israel.

Sebab, hal itu bakal mencederai perasaan umat agama tertentu.

Apalagi, di Yerusalem tidak hanya memiliki situs agama milik Yahudi seperti Tembok Ratapan.

Namun juga mempunyai Gereja Makam Kudus yang dikelola umat Kristen, dan Masjid Al-Aqsa yang merupakan tempat suci umat Islam.

"Rencana pengakuan Washington terhadap Yerusalem hanya akan merusak perdamaian yang sudah terjalin di Timur Tengah," ujar SPA via Arab News Selasa (5/12/2017).

Cina, seperti dilansir jurubicara Kementerian Luar Negeri Geng Shuang berkata, niat Trump mengakui Yerusalem bakal mengeskalasi tensi di Timur Tengah.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help