Tamu Kafe di Anambas Gugup Saat Polisi Gelar Razia

Sejumlah tamu yang sempat diperiksa identitasnya ini pun terlihat gugup ketika anggota kepolisian menggeledah barang bawaan mereka.

Tamu Kafe di Anambas Gugup Saat Polisi Gelar Razia
Tribun/istimewa
Pengunjung kafe di Desa Putik Kecamatan Palmatak saat diperiksa anggota Polsek Palmatak Sabtu (16/12) malam kemarin. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Suasana kafe di Desa Putik Kecamatan Palmatak yang tadinya meriah mendadak berubah.

Pengunjung kafe yang tengah asyik meminum bir, sempat salah tingkah ketika anggota Polsek Palmatak mendatangi meja mereka.

Tak hanya salah tingkah, sejumlah tamu yang sempat diperiksa identitasnya ini pun, diketahui terlihat gugup ketika anggota kepolisian menggeledah barang bawaan mereka. 

Baca: Tersebar Video Marshanda di Ranjang. Netizen Geleng-Geleng Komentari Kutangnya

Baca: Saat Gempa Tasikmalaya, Marissa Nasution Mengira Ada Bom. Ia pun Turun Tangga dari Lantai 20

Baca: Janji Live Saat Mesum dengan Pacar, Wanita ini Dapat Kejutan di Chanel Youtubenya

‎Kedatangan enam orang personil Polsek Palmatak ke kafe Sabtu (16/12) malam kemarin sejak pukul 22:30 WIB itu merupakan rangkaian dari pelaksanaan Operasi Pekat Seligi 2017 di wilayah hukum Polres Anambas.

Kapolres Anambas, AKBP Junoto mengatakan, target dari pelaksanaan operasi ini tidak hanya kafe, melainkan juga premanisme, minuman keras dan prostitusi. 

Meski tidak mengamankan sejumlah pengunjung, namun pihaknya mengimbau kepada pengunjung dan pengelola kafe agar tidak melewati waktu jam operasional, serta menjaga ketertiban dan keamanan.‎

Baca: Tsunami Tercatat Terjadi di Indonesia Sejak 1674. Ini Daftar Kejadian dan Daerah yang Pernah Dilanda

"Selain melakukan pemeriksaan identitas, ‎kami juga melakukan penggeledahan terhadap tamu, barang bawaan dan ruangan di kafe tersebut," ujarnya Minggu (17/12/2017). 

‎Berbeda dengan operasi Pekat Seligi di Kecamatan Palmatak, ‎pelaksanaan operasi Pekat Seligi di Kecamatan Siantan menangkap warga yang menjual dan membeli Sie Jie. 

Keduanya ialah Ah (34) warga Kelurahan Tarempa dan Ms (43) dengan barang bukti uang tunai sebesar Rp 1.070.000. (tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Abd Rahman Mawazi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help