Tabrakan Boat Pancung - BNNP Tanjungpinang Kirim 6 Penyelam untuk Cari Korban Hilang
Kepala BNPP kelas I A Tanjungpinang Budi Cahyadi mengatakan, pihaknya menurunkan penyelam untuk menyisir di dasar laut
TRIBUN.BATAM.Id.TANJUNGPINANG - Enam orang anggota tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) Kelas I A Tanjungpinang dikirim ke lokasi insiden tabrakan boat pancung di perairan Pulau Bulang, Batam.
Kepala BNPP kelas I A Tanjungpinang Budi Cahyadi mengatakan, pihaknya menurunkan penyelam untuk menyisir di dasar laut guna mencari korban yang dinyatakan hilang.
Diguga korban hilang karena terbawa arus laut.
Baca: Yang Keranjingan Selfie, Awas Terkena Penyakit Selfitis. Buktikan Anda Bukan Selfitis dengan Tes Ini
Baca: Ditimpa Lemari Sepatu, Wanita Hamil Ini Tewas. Bayi di Kandungan Juga Meninggal. Padahal Mau Lahiran
Baca: Ketika 50 Pasang Pengantin Cina Nikah Massal di Sri Lanka, Inilah Pakaian Adat yang Dikenakan
"Enam orang anggota tim menyisir area terjadinya kecelakaan," ujar Budi Cahyadi, Senin (18/12/2017) siang.
Sementara itu jumlah korban selamat sebanyak 10 orang, sebagian masih menjalani perawatan.
Empat orang di antaranya dipulangkan dan tidak dilakukan perawatan di rumah sakit.
"Ada 6 orang masih menjalani perawatan di RSUD Embung Fatimah Batuaji. Sementara 4 lainya boleh pulang," ujarnya.
Dari sejumlah korban ada anak berusia 2 tahun bernama Hanindia dan anak berusia 10 tahun bernama Rasya, dan Sayid Abdillah berusia 11 tahun.
Ada tiga anak-anak, dan sisanya dewasa hingga yang berusia 52 tahun. Korban dewasa yang dilakukan perawatan di antaranya Syarif Dahlia (24), Lismawati, dan Umi (52).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/satu-di-antara-korban-yang-masih-dirawat_20171218_140535.jpg)