5 Hari Polisi Singapura Lakukan Razia Prostitusi Ilegal, 32 Orang Ditangkap. Adakah dari Indonesia?

Polisi telah menangkap setidaknya 32 orang yang terdiri dari 23 wanita dan sembilan laki-laki selama razia yang dilakukan lima hari.

5 Hari Polisi Singapura Lakukan Razia Prostitusi Ilegal, 32 Orang Ditangkap. Adakah dari Indonesia?
Singapore Police Force via ibtimes
Beberapa warga yang ditangkap saat razia Polisi Singapura. 

TRIBUNBATAM.ID, SINGAPURA- Polisi telah menangkap setidaknya 32 orang  yang terdiri dari 23 wanita dan sembilan laki-laki selama razia yang dilakukan lima hari berturut-turut.

Dilansir dari IBTimes, Jumat (29/12/2017), dalam sebuah rilis dari otoritas setempat mengatakan orang-orang yang ditangkap karena melanggar  aturan terkait Piagam Perempuan, Undang-Undang Tenaga Kerja Asing, dan Undang-Undang Perjudian.

Kepolisian Singapura melakukan razia di sejumlah tempat mulai dari 18-22 Desember lalu.

Beberapa tempat yang dirazia di antaranya : Jalan Besar Road, Rangoon Road, Sing Joo Walk, Race Course Lane, Beach Road, Stamford Road, Cross Street and Kampong Bahru Road.

Dari orang-orang yang ditangkap, 18 di antaranya adalah perempuan yang diduga melakukan praktir prostitusi ilegal di apartemen dan hotel.

Namun, tidak disebutkan identitas orang-orang yang tertangkap, apakah ada warga dari Indonesia atau tidak. Mengingat, saat ini ada sekitar 120 ribu orang Indonesia bekerja di negeri Jiran tersebut (data Bank Indonesia).

Beberapa warga yang ditangkap saat razia Polisi Singapura.
Beberapa warga yang ditangkap saat razia Polisi Singapura. (Singapore Police Force)

Kepolisian setempat mengatakan, yang terlibat praktik prostitusi ilegal terancam hukuman penjara maksimal lima tahun dan atau denda 10.000 dolar Singapura atau sekitar Rp 100 juta (kurs Rp 10.000).

Hukuman serupa juga dikenakan kepada orang-orang yang terlibat dalam praktik prostitusi ilegal.

Pihak berwenang lebih lanjut mengatakan bahwa mereka tidak akan mengurangi kegiatan razia.

Siapapun yang terlibat dalam kegiatan terlarang akan ditindak tegas sesuai sesuai undang-undang Singapura yang berlaku. (*)

Penulis: Sri Murni
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help