Mellennial

AWAS! Asal Korek Telinga Bisa Bahaya. Simak Cara yang Benar

Tahukah guys, ternyata secara medis kita nggak boleh sembarangan membersihkan sendiri telinga, lho! Ingin tahu aturannya?

AWAS! Asal Korek Telinga Bisa Bahaya. Simak Cara yang Benar
TRIBUNBATAM/MONA ANDRIANI

SELAMA ini, siapa yang nggak pernah membersihkan sendiri area telinga dengan cotton buds? Kadang saat telinga terasa gatal langsung cari cotton buds dan mulai mengoreknya.

Meski telinga terasa bersih dari kotoran dan gatal hilang, tahukah guys kalau secara medis kita nggak boleh sembarangan membersihkan sendiri telinga.

Karena, kalau salah dalam membersihkannya, bisa menyebabkan infeksi pada telinga atau menyisakan rasa sakit yang berlebihan. Bukan itu saja, kita bisa melihat kondisi kesehatan telinga kita lewat warna kotoran telinga lho.

"Kotoran telinga yang normal warnanya cenderung hitam kecokelatan. Bentuknya bisa lunak, setengah padat, hingga padat. Hampir semua masalah di telinga menghasilkan warna kotoran yang sama," kata dr Aditya Wicaksono SpTHT-KL, dokter spesialis THT/ENT RS Awal Bros kepada Tribun Batam, Kamis (11/1/2017).

Warna kotoran telinga beragam mulai putih, kekuningan, hijau, hingga hitam. Perbedaan warna itu terjadi karena ada permasalahan pada liang telinga atau gendang telinga.

Jika terjadi infeksi pada liang telinga, kotoran cenderung bewarna putih hingga kekuningan. Gendang telinga yang bolong cenderung berwarna kuning hingga kehijauan. Dan jamur pada liang telinga bisa dari bewarna putih hingga hitam, dan terdapat hifa.

Baca: Gunakan Artificial Intelligence Serasa Miliki Teman Virtual

Baca: Perhatikan Tiga Hal Penting Ini Sebelum Susun Resolusi Awal Tahun

Baca: Hijab Bermotif Minimalis Bakal Nge-Hits Selama 2018

"Infeksi bisa terjadi karena dari faktor luar seperti bersihin terlalu dalam, kecelakaan tertusuk benda lain. Atau karena juga bisa radang pada hidung atapun tenggorokan. Kalau infeksi bisa karena lecet pada liang telinga," kata dr Aditya.

Halaman
12
Penulis: Andriani Mona
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help