Bupati Apri Sujadi Ingin Air Mancur Menari di Danau Taman Kota Kijang Jadi Ikon Bintan

Danau taman kota itu awalnya popoler dengan nama sungai kolak, karena di danau itu banyak ditanami tumbuhan kolak awalnya

Editor: Mairi Nandarson
ISTIMEWA

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Bupati Bintan Apri Sujadi tetap kepincut menjalankan proyek prestisius air mancur menari di danau taman kota Kijang.

Menurut Dia, air mancur menari akan menjadi magnet yang menarik wisatawan datang ke Kijang.

Bupati ingin, air mancur menari akan hits dan menjadi ikonik di Bintan.

Baca: Bau Mulut Bikin Nggak Percaya Diri? Simak Cara Mengatasinya di Sini

Baca: Heboh Video Wanita Muda Tanpa Pakaian Sedang Karaoke dengan Laki-laki. Ini Kata Polisi

Baca: Terpilih Sebagai Wakil Kepri di Liga Dangdut Indonesia, Ini yang Akan Dilakukan Oji

Pembangunan air mancur menari bahkan menurutnya akan menambah nilai historis atau sejarah danau taman kota yang sudah populer sejak era 1924.

Menurut sejarahnya, danau taman kota itu awalnya popoler dengan nama sungai kolak, karena di danau itu banyak ditanami tumbuhan kolak awalnya.

"Analogi bentuk bunga kolak yang menjadi nilai sejarah danau akan kita tampilkan di tengah-tengah kolam dalam bentuk air pancur, ini akan menjadi trend lokasi spot pariwisata baru, dimana kita harapkan masyarakat yang berjualan disepanjang lokasi tersebut juga akan menerima manfaat atas ramainya pengunjung yang datang kesana,"ujar Apri, Minggu (27/1/2018). (min)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved