MENHUB tak Tegas, Kadishub Kepri Ngaku Hanya Bisa Berdoa Semoga tak Ada Ribut Taksi Online di Batam

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri Jamhur Ismail sudah hilang harapan menghadapi permasalahan moda transportasi di Kota Batam.

MENHUB tak Tegas, Kadishub Kepri Ngaku Hanya Bisa Berdoa Semoga tak Ada Ribut Taksi Online di Batam
TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Jamhur Ismail 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG- Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri Jamhur Ismail sudah hilang harapan menghadapi permasalahan moda transportasi di Kota Batam.

Dia hanya bisa berdoa agar tidak terjadi konflik antarpengemudi taksi di Kota Batam di waktu mendatang.

"Saya cuma bisa berdoa supaya tidak ada konflik dalam beberapa hari ini," ujar Jamhur kepada Tribun Batam, Kamis (1/2/2018) pagi.

Jamhur sebenarnya berharap banyak pada pemberlakuan Permenhub Nomor 108 Tahun 2017 pada 1 Februari 2018 itu.

Dengan aturan tersebut, konflik antarpengemudi yang selama ini kerap terjadi, bisa diredam.

Baca: Menhub Budi Karya Sumadi tak Mempan Bujuk Driver Taksi Online atas Penolakan PM 108

Baca: Karena Alasan ini, Asosiasi Driver Taksi Online Kepri Minta Masa Transisi Permenhub 108 Diperpanjang

Namun, harapan tersebut berubah menjadi sebuah kecemasan setelah Menhub kembali melunak usai menghadapi unjuk rasa pengemudi taksi online di sejumlah daerah belakangan ini.

Jamhur hanya bisa menilai Menhub tidak tegas dalam menerapkan peraturan yang diterbitkannya sendiri.

"Pada 17 Januari 2018 lalu, kami hadir dalam rapat pembahasan di Jakarta. Kami sepakat bahwa Permenhub 108 itu berlaku per 1 Februari 2018. Eh, sekarang Menhub melunak lagi," ujar Jamhur.

Halaman
12
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved