DIKENAL Jadi Negara Tertutup, Darimanakah Asal Suku Cadang Nuklir Korea Utara?

Korea Utara selama ini dikenal sebagai negara tertutup dengan sangat sedikit bekerjasama dengan negara-negara lain.

DIKENAL Jadi Negara Tertutup, Darimanakah Asal Suku Cadang Nuklir Korea Utara?
reuters via straitstimes
Misil balistik antar-benua (ICBM) Hwasong-15 mili Korea Utara. 

TRIBUNBATAM.ID- Korea Utara selama ini dikenal sebagai negara tertutup dengan sangat sedikit bekerjasama dengan negara-negara lain.

Namun ternyata, Korea Utara memperoleh suku cadang dan teknologi untuk program dan senjata nuklir melalui kedutaan mereka di Berlin, kata kepala intelijen Jerman Bundesamts für Verfassungsschutz (BfV).

Dalam wawancara dengan saluran televisi Jerman, NDR, Kepala BfV Hans-Georg Maassen mengatakan bahwa banyak upaya Korut lewat Kedubes mereka itu yang bisa dihadang dan digagalkan, namun tidak semuanya terdeteksi.

Dia tidak mengatakan jenis teknologi apa yang didapat Korut itu, namun menegaskan semua itu dapat digunakan untuk tujuan sipil dan militer.

Baca: Inilah Rahasia Korea Utara Tak Gentar Digertak Perang Amerika

Baca: Warga dan Tentara Korea Utara Dikabarkan Bentrok Berebut Makanan lantaran Kelaparan

Korea Utara terus mengembangkan rudal dan senjata nuklir, kendati dikenakan berbagai sanksi internasional.

Sebuah laporan PBB mengatakan bahwa Korea Utara memperoleh hampir 200 juta dolar AS tahun lalu dengan mengekspor komoditas yang dilarang, dan melibatkan beberapa negara seperti Cina, Rusia dan Malaysia.

"Kami mengamati bahwa banyak kegiatan pengadaan barang dilakukan dari kedutaan," kata Hans-Georg Maassen, pimpinan BfV, dalam sebuah wawancara yang disiarkan Senin ini.

Bagaimana perang dengan Korea Utara kira-kira?

"Dari sudut pandang kami, semua itu untuk program rudal, dan sebagian untuk program nuklir," tambahnya.

"Ketika kami mengetahui terjadinya upaya-upaya itu, kami menghentikannya. Tapi kami tidak dapat menjamin bahwa kami berhasil memergoki setiap usaha mereka dan menggagalkannya,"kata Maassen lagi.

Investigasi terpisah dari lembaga penyiaran umum Jerman ARD mengungkapkan bahwa badan intelijen Jerman pertama kali melihat tanda-tanda Korea Utara berusaha mendapatkan teknologi dan peralatan itu pada tahun 2016 dan 2017.

Sementara itu, panel ahli PBB telah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa Korea Utara membantu Suriah untuk mengembangkan senjata kimia serta memberikan rudal balistik ke Myanmar. (bbc indonesia)

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved