Pedagang Pasar Induk Jodoh Datangi DPRD Kota Batam. Bukan Demo, Tapi Ini Tujuan Mereka

Pedagang meminta Pemko Batam bisa transparan. Itu juga menyangkut soal bangunan pasar Induk Jodoh yang akan direnovasi nanti

Pedagang Pasar Induk Jodoh Datangi DPRD Kota Batam. Bukan Demo, Tapi Ini Tujuan Mereka
TRIBUNBATAM/DEWI HARYATI
Pedagang di Pasar Induk Jodoh datang ke DPRD Kota Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Puluhan pedagang di sekitar Pasar Induk, Jodoh yang tergabung di Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) mendatangi Gedung DPRD Kota Batam, Senin (12/3/2018) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kedatangan mereka itu ingin menanyakan kejelasan terkait relokasi pedagang di Pasar Induk.

Menyusul rencana renovasi bangunan pasar yang akan dilakukan Pemerintah Kota Batam.

Baca: Hari Ini, Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis Jadi Saksi Ahli Sidang Gugutan Soal Wagub Kepri

Baca: Egy Maulana Vikri Resmi Gabung Klub Polandia. Ini Reaksi Penggemar Sepakbola di Batam

Baca: BREAKINGNEWS. 3 Mobil Pemadam Kebakaran Ditpam BP Batam Sudah di Lokasi, Ternyata Info Hoaks

"Kami datang ke sini bukan untuk demo tapi untuk hearing yang kedua," kata pengurus DPW APLKI Kepri, Israel Ginting kepada wartawan.

Dikatakan tertanggal 7 Maret lalu, sekitar 1000-an pedagang yang masih bertahan di sekitar Pasar Induk mendapat surat peringatan, untuk segera mengosongkan bangunan tersebut.

"Itu atas nama Tim Terpadu. Pedagang mau dipindahkan kemana saja belum tahu. Makanya kami datang ke sini," ujarnya.

Pihaknya meminta Pemko Batam bisa transparan. Itu juga menyangkut soal bangunan pasar yang akan direnovasi nanti.

"Konsep awalnya seperti apa kami ingin tahu. Kami pedagang tak mau jadi korban. Kami lihat Pemko tidak transparan," katanya.

"Katanya mau dijadikan beberapa tingkat. Itu layak tidak untuk pedagang sayur dan buah," katanya. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved