Terkait Isu Narkoba Jaringan Lapas, Polres Bintan Ringkus Husni Thamrin di Pinang!

Aded telah lama menjadi target buruan pasca polisi menyelidiki informasi ada distribusi jaringan narkoba ke lapas Tanjungpinang

Terkait Isu Narkoba Jaringan Lapas, Polres Bintan Ringkus Husni Thamrin di Pinang!
tribunbatam/aminnudin
Tersangka Aded (kanan) saat digiring kembali ke ruang penyidikan di Polres Bintan 

TRIBUNBATAM.id, BINTAN-Sorot mata Husni Thamrin Lokal Alias Adel bin Ishar Ashari ke awak media yang memotretnya saat dirinya digiring kembali ke ruang pemeriksaan narkoba, Kamis (15/3/3018) siang usai kasusnya di ekspose ke media tampak tajam. Dia nampak marah wajahnya dipotret.

Husni alias Aded merupakan kurir narkoba yang ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Bintan pada Sabtu 17 Februari 2018 lalu, pukul 13.30 WIB. Artinya, kejadian penangkapan pria asal Tanjungpura ini sudah berlalu 25 hari atau dua pekan lebih.

Baca: Terungkap! Inilah 4 Fakta Dramatis Pasukan Marinir! Nomor 4 Bikin Gemetar!

Baca: Heboh! Wanita Cantik Ini Minta Suami kepada Presiden Jokowi! Mengejutkan Alasannya!

Baca: Mbah Satiyah Usia 120 Tahun Rajin Salat Tahajud dan Mengaji! Kisah Hidupnya Mengharukan!

Penjelasan resmi Polres Bintan, Aded telah lama menjadi target buruan pasca polisi menyelidiki informasi ada distribusi jaringan narkoba ke lapas Tanjungpinang di Km 18 Kijang. Namun, polisi tidak menyebutkan, lapas mana yang dimaksud. Seperti diketahui, di Km 18 Kijang, ada dua lapas yang saling bertetangga. Yakni lapas Umum dan Lapas Narkotika.

Aded ditangkap di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang Sabtu siang bulan lalu. Dari tangannya, diamankan barang bukti narkotika ukuran sedang jenis sabu yang dibungkus plastik bening. Juga ada lima paket kecil berupa sabu. Dari tangannya diamankan juga handphone. Satu berjenis nokia lawas dan satu hp Samsung.

"Kami tangkap tersangka di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang Sabtu, 17 Februari lalu. Juga Narkoba jenis sabu dalam paket sedang dan paket kecil berserta satu pipa kaca. Dan tidak lupa dua unit handphone,"kata Kasatresbarkoba Polres Bintan AKP Joko Purwantoro.

Dua unit handphone dalam setiap aksi penyitaan barang bukti pelaku narkoba sangat penting. Dari percakapan yang tersimpan di handphone, polisi bisa menguak lagi mata rantai jaringan kurir hingga ke jaringan jaringan lainnya yang ditutup rapi para pemain.

Terkait penangkapan Aded di Sri Bintan Pura, awalnya polisi mendapatkan informasi dia akan merencanakan ke Bintan melalui Tanjunguban dengan membawa narkotika sabu dari Batam dan selanjutnya akan dijemput oleh orang suruhan dari Napi Lapas Batu 18 Tanjungpinang.

Entah mengapa rute diubah, Aded memilih ke Bintan melalui Pelabuhan Tanjungpinang yakni Sri Bintan Pura. "Yang bersangkutan memilih menaiki kapal Oceana tujuan Batam-Tanjungpinang sekitar pukul 12.30 WIB,"kata Joko Purwanto.

Begitu turun pelabuhan, Aded langsung disergap polisi yang sudah menunggunya di lokasi. Kepada polisi, Aded menyatakan, tujuh paket narkoba yang dibawanya akan diantarkan ke pada seseorang yang berada di Lapas Batu 18 Tanjungpinang atas na ADM, warga asing berkebangsaan Malaysia.(*)

Penulis: Aminnudin
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help