Kasus Polisi Narkoba Polres Bintan, Polda Kepri: Sanksi Pemecatan Menunggu Terpidana!

Setelah empat bulan berkekuatan hukum tetap, nanti bisa direkomendasikan untuk dilakukan sanksi pemberhentian tidak hormat. Di aturan kita sudah ada

Kasus Polisi Narkoba Polres Bintan, Polda Kepri: Sanksi Pemecatan Menunggu Terpidana!
tribunbatam/wahib waffa
Kombes Joko Susilo, Karo SDM Polda Kepri 

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG-Enam anggota Polres Bintan yang terlibat kasus penggelapan dan peredaran narkoba akan mendapatkan sanksi berat pada sidang kode etik internal kepolisian.

Proses sidang kode etik akan dilaksanakan setelah proses hukum berstatus berkekuatan hukum tetap. Karo SDM Polda Kepri Kombes Joko Susilo saat berkunjung ke Polres Tanjungpinang saat menghadiri sertijab perwira di lingkup Polres Tanjungpinang. ‎Ia menyebutkan bahwa akan digelar sidang empat bulan setelah proses hukum selesai.

Baca: Kasus Polisi Narkoba Polres Bintan! 5 Kali Tertunda, Jaksa Tuntut Terdakwa 8-11 Tahun Penjara!

Baca: Kasus Polisi Narkoba Polres Bintan! Hakim Vonis Dua Terdakwa 8 dan 10 Tahun Penjara!

Baca: 4 Polisi Jual Barang Bukti Sabu Divonis. Mantan Kasat Narkoba Diperingan, Anak Buah Diperberat

"Tahapan kan harus dilalui. Selain kita tunduk kepa‎da peradilan umum, kita juga tunduk terhadap aturan internal di tubuh Polri.‎ proses yang akan dilaksanakan nanti menunggu incraht dulu, baru ada tindakan selanjutnya baik itu (sidang) disiplin maupun Kode Etik," kata‎ karo SDM Polda Kepri Rabu (21/3/2018).

Sidang kode etik yang akan dilaksanakan tentunya berdasarkan penilaian dan perintah Kapolda Kepri. Nantinya pun akan dilakukan kroscek apakah para pelaku itu pantas atau tidak untuk masih bekerja sebagai Polisi setelah proses hukuman penjara dilaksanakan. Kalau memang tidak, maka sidang kode etik dengan sangsi berat akan dilakukan.

"Setelah empat bulan berkekuatan hukum tetap, nanti bisa direkomendasikan untuk dilakukan sanksi pemberhentian tidak hormat. Di aturan kita sudah ada," kata‎.

Hukuman vonis yang diterima oleh enam Polisi itu pihaknya belum bisa menyimpulkan sangsi apa yang hendak dikeluarkan untuk mereka. Karena hal tersebut masih ada proses hukum yang harus dilalui. Selain masih ada proses banding ada juga kasasi yang menjadi hak terdakwa untuk digunakan.

Mantan Kasat Narkoba Polres Bintan, AKP Dasta Analis, dan anggotanya saat menjalani persidangan dalam kasus penggelapan dan penjualan barang bukti sabu di PN Tanjungpinang, Rabu (6/12/2017).
Mantan Kasat Narkoba Polres Bintan, AKP Dasta Analis, dan anggotanya saat menjalani persidangan dalam kasus penggelapan dan penjualan barang bukti sabu di PN Tanjungpinang, Rabu (6/12/2017)

Baca: Kasus Polisi Narkoba Polres Bintan! Sidang Tuntutan Kembali Ditunda! Majelis Hakim Pasrah!

Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved