Heboh Diberitakan Mengandung Cacing Parasit. Ternyata Ikan Makarel dan Sarden Itu Beda!
Penanggung Jawab Supermarket Ramayana Jambu Dua Misnan mengatakan bahwa makarel dan sarden merupakan nama ikan bukan nama merk
TRIBUNBATAM.id - Belakangan ini publik dikejutkan dengan adanya cacing yang terdapat dalam ikan kemasan kaleng.
Bahkan BPOM mengetes ratusan sample ikan kaleng tersebut.
Dari hasil tes tersebut ada 27 merek ikan kemasan kaleng yang mengandung cacing.
Baca: Gara-gara Cuma Jualan Ubi, Pria Ini Diputusin Pacar. Coba Lihat Kehidupannya Sekarang, Mengejutkan!
Baca: Baru Diresmikan. Masjid At-Taubah di Toapaya Ini Tampak Beda. Bupati Bintan pun Jatuh Hati
Baca: 9 Perwira Lantamal IV Tanjungpinang Naik Pangkat. Danlantamal: Penghargaan Atas Kerja Keras
Tapi taukah Anda rupanya dari 27 merk tersebut itu adalah kemasan kaleng ikan makarel.
Penanggung Jawab Supermarket Ramayana Jambu Dua Misnan mengatakan bahwa makarel dan sarden merupakan nama ikan bukan nama merk.
"Iya makarel itu ikan makarel dan sarden ikan sarden, itu dua ikan berbeda jenis," katanya Jumat (30/3/2018).
Misnan mengatakan bahwa yang ditarik dari pasaran adalah ikan makarel.
"Kalau sarden setau kami tidak ada, yang ada di daftar BPOM itu kan ikan makarel dari 27 merk," katanya.
Selain itu kata Misnan ukuran ikan makarel dan ikan sarden pun berbeda, lebih besar ikan makarel.
Sementara itu dikutip dari Tribunnews menurut rilis BPOM RI, di web site resmi mereka www.pom.go.id, telah melakukan sampling dan pengujian terhadap produk ikan dalam kaleng lainnya yang beredar di seluruh Indonesia, untuk memastikan adanya dugaan cacing dalam ikan kemasan kaleng.
Sampai dengan 28 Maret 2018 kemarin, BPOM RI melakukan sampling dan pengujian pada 541 sampel ikan dalam kemasan kaleng yang terdiri dari 66 merek.
Hasil pengujian menunjukkan 27 merek (138 bets) positif mengandung parasit cacing, terdiri dari 16 (enam belas) merek produk impor dan 11 (sebelas) merek produk dalam negeri.
Kepala penyidik Balai Besar POM, Siti Amanah menunjukkan bahwa kebanyakan produk yg terbukti ada parasit cacing, adalah produk impor.
Diketahui bahwa produk dalam negeri bahan bakunya juga berasal dari impor.(*)