Warga Desa Tarempa Barat Kesulitan Air Bersih. Untuk Mandi Terpaksa Menumpang

Warga Desa Tarempa Barat di Kabupaten Kepulauan Anambas, beberapa hari terakhir kembali mengalami kesulitan air bersih

Warga Desa Tarempa Barat Kesulitan Air Bersih. Untuk Mandi Terpaksa Menumpang
Tribun/Septyan Mulia Rohman
Air Terjun Neraja Desa Ulu Maras Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas jadi sumber air bersih warga 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Warga Desa Tarempa Barat di Kabupaten Kepulauan Anambas, kembali mengalami kesulitan air bersih.

Kondisi ini sudah dirasakan warga dalam beberapa hari terakhir.

Akibatnya, warga terpaksa harus menumpang mandi ke rumah warga yang memiliki kelebihan air.

Baca: Jadwal MotoGP 2018. Setelah Podium di Qatar, Bisakah Valentino Rossi Juara di GP Argentina

Baca: Jangan Terulang. Ini Saran Koordinator Advokasi P2TP2 Batam Terkait Kasus Pemerkosaan di Angkot

Baca: Anda Dapat Missed Call dari Luar Negeri? Awas, Jangan Ditelepon Balik. Ini Bahayanya

"Air sudah mulai susah. Ini (numpang mandi, red) pun terpaksa jadinya, daripada tidak mandi," ujar Yarto, seorang warga di Desa Tarempa Barat Kecamatan Siantan, Minggu (1/4/2018).

Pria yang tinggal masih di Kecamatan Siantan ini mengatakan, kesulitan air bersih di tempat tinggalnya mulai kembali dialami dalam beberapa hari terakhir.

Curah hujan yang minim, menurutnya menjadi salah satu sebab mengapa air bersih sukar mengalir ke tempat tinggalnya.

"Susah juga, sebab hampir setiap tahun seperti ini," katanya.

Tidak hanya Yarto, Mansyah warga Kecamatan Siantan lainnya terpaksa bolak balik mengambil air ke rumah warga yang memiliki cadangan air berlebih.

Hal ini pun, ia lakukan sejak tiga hari terakhir.

"Yah, mau tak mau. Daripada di rumah tidak ada air," ujarnya saat ditemui Sabtu (31/3/2018) sore.

"Sabtu kemarin coba jalan ke sana. Sungai di pinggir jalan itu ‎airnya cuma semata kaki orang dewasa, hanya saja warna airnya tidak kuning lagi. Kalau boleh bicara saat kami kecil dulu, tentu jauh bedanya. Tak heran juga kalau menurut saya masyarakat mulai susah air," katanya. (tyn)

* baca berita terkait di Harian TRIBUNBATAM edisi Senin, 2 April 2018
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help