PPATK Pertanyakan Uang di Rekening First Travel. Saat Dibekukan Rp 7 Miliar. Kini Cuma Rp 1,3 Juta

Rekening First Travel awalnya mencapai Rp 7 miliar saat dibekukan. Di persidangan disebutkan sisa saldo rekening hanya Rp 1,3 juta

PPATK Pertanyakan Uang di Rekening First Travel. Saat Dibekukan Rp 7 Miliar. Kini Cuma Rp 1,3 Juta
KOMPAS/KRISTIANTO PURNOMO
Terdakwa yaitu Direktur Keuangan First Travel Siti Nuraidah Hasibuan (kiri), Direktur First Travel Anniesa Hasibuan (kedua dari kiri), dan Direktur Utama First Travel Andika Surachman (kedua dari kanan) menjalani sidang kasus dugaan penipuan dan penggelapan oleh agen perjalanan umrah First Travel di Pengadilan Negeri Depok, Senin (12/3/2018). Sidang kali ini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Rekening First Travel awalnya mencapai Rp 7 miliar saat dibekukan. Padahal, dalam persidangan disebutkan sisa saldo rekening hanya tersisa Rp 1,3 juta.

Hal itu disampaikan Ketua Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan ( PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/4/2018).

"Pada saat disampaikan itu, rekening-rekening dia (First Travel) itu dibekukan oleh penyidik dan itu akan dijadikan bukti oleh pengadilan. Pada saat itu uangnya sisa sekitar Rp 7 miliar," kata Kiagus.

Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin saat ditemui di Pusdiklat PPATK, Tapos, Depok, Kamis (30/11/2017).
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin saat ditemui di Pusdiklat PPATK, Tapos, Depok, Kamis (30/11/2017). (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)

Baca: Dari Lesbian sampai Umroh Bareng, Ini 5 Pengakuan Pacar Bos First Travel yang Bikin Publik Terkejut

Baca: Penipuan First Travel - Kiki Hasibuan Belikan Apartemen, Mobil dan Berlian untuk Teman Wanitanya

Baca: FANTASTIS! Segini Bayaran Syahrini Untuk Posting di Instagram dan Ambassador First Travel

Ia menambahkan pembekuan rekening merupakan kewenangan penyidik kepolisian yang menangani kasus tersebut. Ia mengatakan penyidik yang mengontrol penuh rekening selama dibekukan.

Karena itu, ia mengaku tak mengetahui mengapa rekening yang awalnya berjumlah Rp 7 miliar kini tersisa Rp 1,3 juta.

Ia lantas mempersilakan wartawan menanyakan hal tersebut kepada penyidik. Kiagus menambahkan, rekening First Travel juga bercampur dengan rekening pribadi sehingga dimungkinkan berkurang setelah dipisakan.

"Makanya tanya ke sana (penyidik) karena yang membuka atau membekukan itu teman-teman di sana (penyidik). Kami kan enggak tahu itu Rp 7 miliar diapakan. Terus, itu kan penjelasan anggota (penyidik) Rp 1,3 juta. Kami kan enggak ikut sidangnya," lanjut dia.

Halaman
12
Editor: nandarson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help