Anggota DPRD Karimun Protes Penggeledahan! Ahmad: Tidak Bisa Langsung Main Bongkar!

Penggeledahan polisi ke kantor DPRD Karimun mendapatkan protes dari seorang anggota DPRD. Penggeledahan dituding tidak berizin!

Anggota DPRD Karimun Protes Penggeledahan! Ahmad: Tidak Bisa Langsung Main Bongkar!
tribunbatam/elhadif putra
Anggota DPRD Karimun, Zainuddin Ahmad 

TRIBUNBATAM.ID, KARIMUN-Penggeledahan yang dilakukan Satreskrim Polres Karimun mendapatkan protes dari seorang anggota DPRD Kabupaten Karimun, Zainuddin Ahmad dari Partai Gerindra.

Anggota Komisi III DPRD Karimun yang akrab dipanggil Kep Din itu mengatakan proses penggeledahan, Senin (7/5/2018) siang tersebut tidak sesuai dengan aturan.

Baca: BREAKINGNEWS: Polisi Geledah Kantor DPRD Karimun, Ini Dugaan Kasusnya!

Baca: Mbak Tutut Mantu, Kehadiran Mayangsari Hebohkan Pesta Pernikahan Cucu Soeharto!

Baca: Mengagetkan! Beginilah 4 Cara Ampuh Usir Semut Kerubuti Makanan! Nomor 4 Mengejutkan!

Baca: Mematikan! Dijuluki Pohon Iblis, Tanaman Berbahaya Ini Tak Boleh Disentuh! Begini Cirinya!

"Saya Zainuddin Ahmad dari Gerindra, protes saya. Saya protes ini, tak benar itu," katanya pada pewarta di depan ruangan komisi III DPRD Kabupaten Karimun.

Menurutnya kegiatan penggeledahan harus melalui mekanisme yang ada. Di antaranya mendatangi terlebih dahulu Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Karimun.

Sejumlah polisi memeriksa ruangan di kantor DPRD Kabupaten Karimun, Senin (7/5/2018)
Sejumlah polisi memeriksa ruangan di kantor DPRD Kabupaten Karimun, Senin (7/5/2018) (tribunbatam/elhadif putra)

"Tidak ada izin geledahnya. Kan ada mekanismenya semua. Ntah ke BK dulu ntah kemana. Ini bongkar ini bongkar semua. Kami ada BK lo di sini. Harus ke situ dulu berdasarkan aturan MD3 itu," ujarnya.

Selain itu disampaikan Kep Din, saat ini para pimpinan DPRD Kabupaten Karimun juga sedang tidak berada di kantor.

"Besok kalau keluar koran kan malu kami, lembaga (DPRD) ni tadi. Gak boleh, ada mekanismenya. Sekarang langsung bongkar kami punya ini.

Saya siap kok untuk tanggung jawabkan. Tapi ini ada pimpinan. Karena pimpinan kami berhalangan, tak ada. Bukan seenak-enaknya," paparnya.(*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help