Pemilu Malaysia - Perbatasan Singapura-Johor Macet Total. Banyak yang Mudik untuk PRU Besok

Padatnya kendaraan karena warga Malaysia di Singapura mudik untuk mengikuti Pemilu atau Pilihan Raya Umum di kampung halamannya, Rabu (9/5/2018).

Pemilu Malaysia - Perbatasan Singapura-Johor Macet Total. Banyak yang Mudik untuk PRU Besok
Berita Harian
Suasana arus mudik warga Malaysia yang menetap di Singapura di pintu perbatasan Johor Bahru, Selasa (8/5/2018) malam, sehari menjelang Pemilu, Rabu. 

TRIBUNBATAM.id, JOHOR BAHRU - Suasana di jembatan penyeberangan yang menghubungkan Singapura dan Johor Bahru, Malaysia, macet total.

Kepadatan terjadi pada ruas jalan dari arah Singapura menuju Malaysia, terutama mendekati pintu masuk di Johor.

Petugas Imigrasi Malaysia membuka seluruh akses untuk memudahkan kendaraan yang masuk.

Padatnya kendaraan karena warga Malaysia di Singapura mudik untuk mengikuti Pemilu atau Pilihan Raya Umum di kampung halamannya, Rabu (9/5/2018).

Seperti dilansir Berita Harian Malaysia, Kepala Imigrasi Johor, Datuk Rohaizi Bahari mengatakan, kepadatan arus mudik tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga dinihari nanti.

Baca: BREAKING NEWS - Rutan Mako Brimob Rusuh. Beredar Isu Polisi Disandera dan Senjatanya Dirampas

Baca: Pemilu Malaysia - Dari Penjara, Anwar Ibrahim Minta Pendukungnya Pilih Dr M, Najib Percaya Diri

Baca: Pemilu Malaysia - Mahathir Comeback, Lawan PM Najib Razak Besok. Isu Rusuh Berhembus

"Kepadatan terjadi saat memasuki malam karena warga Malaysia baru beranjak dari Singapura setelah mereka pulang kerja,” katanya.

Pihaknya akan membuka pintu masuk menuju Johor hingga dinihari nanti karena Pemilu akan dimulai pada pukul 07.00 waktu setempat.

Pihaknya belum dapat menghitung berapa peningkatan jumlah kendaraan menuju Malaysia, namun diperkirakan meningkat 15-20 persen dari hari biasa.

Seyiap harinya, jembatan penyeberangan yang menghubungkan kedua negara ini dilewati sekitar 150 ribu orang per hari, dan 75 persen adalah warga negara Malaysia.

Untuk memperlancar pelayanan bagi pemudik, Imigrasi Johor manambah 50 petugas mulai dari Selasa sore hingga Kamis, dari 150 petugas rutin yang bekerja bergantian.

Tidak hanya warga Malaysia di Singapura, banyak warga yang mudik ke kampung halaman masing-masing untuk mengikuti Pemilu.

Umumnya, masyarakat Malaysia memang lebih senang menggunakan hak pilihnya di kampung halaman ketimbang di tempat mereka menetap.

Pemilihan umum di negara tersebut tidak hanya untuk memilih anggota parlemen di tingkat pusat, tetapi juga di tingkat wilayah.

Pemilu di Malaysia memang kental dengan nuansa primodialisme dan kesukuan sehingga memilih wakil untuk negara bagian bagi mereka lebih penting dibandingkan pemerintahan di tingkat pusat.

Sebab, sebagai negara feodalisme-federal karena negara-negara bagian mengikut kerajaan masing-masing.

Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help