Bebas dari Penjara, Anwar Ibrahim Tak Mau Ganggu Pemerintahan Mahathir: Saya Mau Makan Enak

Rabu malam, Anwar menemui para pendukungnya di Padang Timur untuk memberikan pidato pertamanya setelah dibebaskan dari penjara.

Bebas dari Penjara, Anwar Ibrahim Tak Mau Ganggu Pemerintahan Mahathir: Saya Mau Makan Enak
Berita Harian
Pendiri PKR Anwar Ibrahim mencium istrinya, Wan Azizah Wan Ismail setelah bebas dari penjara, Rabu (16/5/2018). 

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Presiden Partai keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim dibebaskan dari tahanan, Rabu (16/5/2018) siang.

Malam harinya, Anwar langsung menemui sekitar 5.000 pendukungnya di Padang Timur untuk memberikan pidato pertamanya setelah dibebaskan dari penjara.

Anwar yang sejatinya masih menjalani hukuman hingga 8 Juni 2018 nanti dibebaskan karena mendapat pengampunan dari Sultan Agung atas permintaan dari Perdana Menteri Malaysia terpilih, Dr Mahathir Mohamad.

Anwar tiba Padang Timur bersama istrinya, Dr Wan Azizah Wan Ismail sekitar pukul 21.35 malam waktu setempat.

Kedatangannya sudah ditunggu oleh ribuan pendukungnya sejak pukul 18.00.

Suasana sempat riuh dan tak terkendali ketika Anwar tiba di lapangan terbuka dan baru bisa tenang 10 menit kemudian.

Kedatangan Anwar disambut dengan teriakan "Reformasi" sambil melambai-lambaikan bendera PKR.

Hadir dalam acara itu Kepala Sekretariat Pakatan Harapan Saifuddin Abdullah, pimpinan DAP Lim Kit Siang dan Wakil Presiden PKR Nurul Izzah Anwar yang juga putrinya serta seorang tokoh PH Xavier Jeyakumar.

Pemimpin PKR berusia 70 tahun itu keluar dari RS Rehabilitasi Cheras pada Rabu pagi, pukul 11.30, mengakhiri penahanannya dalam kasus sodomi.

Pemimpin partai oposisi PKR sejak 20 tahun terakhir ini dihukum 5 tahun penjara. Namun dakwaan itu dituduh cara BN menghancurkan karir politiknya.

Halaman
123
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help