MAPOLDA RIAU DISERANG

Pasca-serangan Teror, Orang Tua Panik dan Jemput Anak Mereka di Sekolah. Proses Belajar Dihentikan

Pasca penyerangan teror di Mapolda Riau, kondisi Pekanbaru mencekam. Orang tua panik dan sekolah diliburkan.

Pasca-serangan Teror, Orang Tua Panik dan Jemput Anak Mereka di Sekolah. Proses Belajar Dihentikan
istimewa
Proses belajar di Sekolah Dasar (SD) Santa Maria Pekanbaru dihentikan pasca-teror di Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018). 

TRIBUNBATAM.id, PEKANBARU - Pasca penyerangan teror di Mapolda Riau, kondisi Pekanbaru mencekam.

Tidak hanya pusat keramaian yang dijaga polisi, hal serupa juga terjadi di sekolah.

Salah satunya Sekolah Dasar (SD) Santa Maria Pekanbaru.

Ida Sihombing, Guru SD Santa Maria menyatakan seluruh siswa dipulangkan.

"Setelah mendapat informasi penyerangan tadi pagi, beberapa orang tua siswa datang kesini dan menjemput anak mereka," katanya

Dengan demikian, katanya, siswa dipulangkan lebih awal.

"Dan untuk jadwal belajar siang ini juga ditiadakan," singkatnya.

Baca: INILAH Sosok Ipda Auzar, Personel Polda Riau yang Tewas Ditabrak Terduga Teroris. Dia Dikenal Ramah

Baca: INILAH 5 Fakta Mencekam Serangan Teror di Mapolda Riau, Terduga Bawa Samurai dan Korban Tewas

Baca: BEREDAR Foto-Foto Terduga Teroris yang Tewas Saat Serang Mapolda Riau dan Polisi yang Terluka

Dia menambahkan, sebelumnya siswa sempat belajar seperti biasa.

Namun, usai kejadian, keadaan sekolah mendadak ramai dipenuhi para orang tua.

Sejumlah orang tua ramai untuk menjemput anak mereka.

Halaman
12
Editor: Sri Murni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help