Berita Tanjungpinang

Polres Tanjungpinang Akui Ada Pertemuan dengan Tim KPK. Ternyata Kasus Ini yang Sedang Dibahas

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengatakan, tim KPK datang untuk koordinasi terkait kasus dugaan korupsi

Polres Tanjungpinang Akui Ada Pertemuan dengan Tim KPK. Ternyata Kasus Ini yang Sedang Dibahas
tribunbatam/wahib waffa
Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasidin 

TRIBUN.BATAM.id, TANJUNGPINANG - Beberapa hari terakhir ini dikabarkan tim KPK mendatangi Polres Tanjungpinang.

Informasi yang diperoleh Tribun, kedatangan KPK ke Polres Tanjungpinang disebut memiliki misi khusus.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi membenarkan tim KPK datang ke kantornya.

Baca: Pemko Tanjungpinang Siapkan 6.000 Paket Sembako Murah. Harga Rp 76.500/Paket. Ini Lokasinya

Baca: John Paul Ivan Ngamuk! Namanya Disebut di Lagu #2019GantiPresiden. Minta Polisi Bertindak

Baca: Hasil dan Klasemen Liga 1 2018 Pekan ke-9 Setelah Persipura Pesta 6 Gol ke Gawang Madura United

Kedatangan tim KPK untuk koordinasi terkait kasus dugaan korupsi pelabuhan internasional Dompak.

Tim penyidik Polres Tanjungpinang meminta bantuan KPK mengungkap kasus tersebut.

"Kita berkoordinasi dengan KPK untuk membantu kita melakukan penanganan penyelidikan kasus dugaan Korupsi Pelabuhan internasional Dompak," kata AKBP Ucok Lasdin Silalahi, Minggu (20/5/2018).

Informasi yang didapat, diduga kasus itu banyak intervensi, sehingga Polsek Tanjungpinang menggandeng KPK untuk mempermudah proses penyelidikan.

Selain KPK, Polres juga bekerjasama dengan Ombudsman Pemko dan Pemprov Kepri.

Bentuk bantuan yang diberikan diantaranya memfasilitasi kebutuhan penyidiknya, mengingat kasus tersebut menggunakan dana APBN Kementrian Perhubungan Laut.

Baca: Johann Zarco Selalu Tampil Lebih Cepat, Begini Reaksi Valentino Rossi

Baca: Hasil Piala Thomas 2018. Tanpa Ampun, Indonesia Hajar Kanada 5-0

Terkait hasil pertemuan, Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiraseno mengatakan belum bisa disimpulkan karena masih dalam proses koordinasi. 

"Masih berkoordinasi. Belum bisa disimpulkan," katanya.

Kasus ini bermula dari temuan kerusakan pelabuhan Internasional Dompak.

Tidak ada kelanjutan pembangunan proyek pelabuhan yang menghabiskan dana miliaran dari APBN itu.(wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help